ini, kedua.
JENNIE, mama Jeongwoo. mendapatkan panggilan dari teman dekatnya, atau dalam bahasa inggris bisa disebut bestie. Mereka sudah berniat dari lama untuk menjodohkan kedua anak mereka. Namun anak pertama mereka keduanya menurut mereka tidak cocok. Maka dari anak kedua mereka akan di perkenalkan terlebih dahulu, cocok atau tidak.
" halo eonnie? "
" jen!, jadi untuk mengenali anakmu dan anakku? "
" tentu!, anakmu standby dirumah ya? "
" anak ku sedang kerja, mungkin jam 2 akan pulang. Jam 2 saja kemari, mengerti? "
" baiklah eonnie, sampai jumpa nanti! "
" tentu, sampai jumpa! "
Telefon terputus oleh kedua pihak secara bersamaan, Jeongwoo menghela nafas pelan setelah mendengar percakapan antara mama nya dengan teman nya tersebut. Jeongwoo belum siap untuk dijodohi sebenarnya.
" mah? "
" nanti kita ke rumah tante Jisoo, oke? kita bakalan urusin soal perjodohan kamu. " ucap Jennie, Jeongwoo hanya bisa menundukan kepalanya pelan. Ia belum siap menjadi sandaran bagi pasangan nya, ia belum siap untuk mengatur emosi,ego, dan sebagainya. Ia juga belum siap menjadi kepala keluarga.
" mah... kalau aku gagal gimana? " ucap Jeongwoo pelan sambil menatap sang mama, jujur. Jennie jadi bangga pada anaknya, anaknya sekarang sudah besar.
" gaada yang namanya gagal sebelum mencoba, coba dulu yuk? Kamu pasti bisa " ucap Jennie, Jeongwoo hanya terkekeh pelan dan mengangguk pelan sembari tersenyum tipis. Sangat tipis.
" iya ma " Final Jeongwoo.
" kamu pulang kerja jam 2 kan? Barengan berarti sama anak tante Jisoo. " ucap Jennie dan didapati anggukan dari Jeongwoo.
" iya, jam 2 siang. Sekarang masih jam 7 mah, aku bentar lagi ada rapat. Mamah gapapa aku tinggal sendirian disini? " ucap Jeongwoo
" mamah gapapa, kan mamah udah sering ditinggal sama papa " ucap Jennie
" shutt, apasih yang mamah bicarain? Papa udah tenang mah. Ayodong, jangan bicarain papa lagi. mamah harus bahagia bareng kak oci sama uwoo ya? " ucap Jeongwoo dan didapati kekehan dari sang mama.
" iya sayang... anak siapa sih? Dewasa banget kamu " ucap Jennie dan didapati senyuman dari Jeongwoo
" anaknya mama Jennie lah!, udah ya mah. Aku mau meeting bentar sama client china " ucap Jeongwoo dan didapati anggukan dari Jennie
Jeongwoo berdiri dari tempat duduk nya dan segera ke ruangan meeting.
" kamu mirip banget sama ayah kanemoto. "
--------------------------
Junkyu kini sedang mengepel bagian ruangan meeting, sejujurnya Junkyu bingung mau ngepel bagian mana. Kata karyawan sana, dijam 6 semua sudah dipel dan sudah rapi. Junkyu telat sebenarnya.
" ishh, ajun harusnya tadi gak telat! Kan jadi ga kebagian kerja " ujar Junkyu pelan.
Tiba tiba ada client yang mau masuk ke ruangan meeting, dan tiba tiba bertemu dengan Junkyu.
" Ń? Dǎrǎo yīxià! "
( eh? Permisi ya! )
Ucap Client tersebut, untung nya Junkyu dulu adalah pelajar bahasa mandarin. Jadi gaperlu khawatir.
" Qǐng jìnlái, xiānshēng. "

KAMU SEDANG MEMBACA
Tired | JeongKyu
Teen Fictionbagaimana rasanya memiliki nasib yang buruk? Tanya lah pada Kim Junkyu. " Terima Kasih, aku Menyayangimu. Park Junkyu " " berhentilah... aku lelah. " start : 26 - 05 - 2022