Zoo

1.1K 197 46
                                    

"Semua tokoh,lokasi,Organisasi,insiden dan kelompok dalam ff ini hanyalah fiksi belaka"

Ruby lagi ada di Ruang pertemuan dia duduk didepan seorang Profesor

Profesor itu menutup lembaran terakhir dan menaruh tumpukan kertas setebal 1 inci itu, terus membuka kacamata yang di biarkan bergantung di lehernya

"Miss Ruby, may I know the reason why you join this program ?" ( Nona Ruby, boleh kah saya tahu mengapa anda ikut dalam program ini ? )

Ruby terdiam sebentar "I want to immediately treat my illness" ( saya ingin segera mengobati sakit ku)

"You are Sick" ? (Anda sakit ?) tanya Profesor itu kaget

"Yes, I miss being sick, so I have to get my medicine right away, otherwise I'll be dying soon" (ya, saya sakit karna rindu, jadi saya harus segera mendapatkan obatnya, kalau tidak saya akan segera mati) ucap Ruby

Profesor itu terkekeh geli "okay,, go get your medicine asap, I don't want any of my students dying in this school" ( okay, segera dapatkan obatmu, saya tidak ingin ada siswa yang mati di sekolah ini )

Ruby tersenyum riang dan berterimakasih pada Profesor itu

....

"How ?" tanya temen asrama Ruby yang nunggu didepan pintu

"Approved" Ruby mengepal tangannya senang

"Seriously" lalu dia kasih pelukan ke Ruby "ahhh you will graduate soon..."

"Yes, I am very happy, finally my struggle was not in vain"

dia bisa segera menebus waktu yang gak bisa dia kasih buat Jisoo

"I will miss you very much, when you graduate, you will leave the dormitory and work"

"Yes me too Sarah thanks for your help"

....

Jian turun dari mobilnya sambil nenteng 3 kantong plastik besar

Lalu dia jalan ke gedung tempat Ayu ngajar anak-anak

"HAI SEMUA" sapa Jian ceria

"Kak Jian" seru anak-anak itu berhambur mendekati Jian

"Nih kaka bawain makan siang, di bagiin yah" titah Jian

"Yayy ayam kremes" sebut mereka pada ayam yang berasal dari kentucky itu

"Makasih kak Jian" ucap mereka serempak

"Iya sama-sama"

Jian lalu jalan nyamperin Ayu yang lagi duduk di salah satu sofa yang di tutup kain perca dengan bibir cemberut

Jian lalu jalan nyamperin Ayu yang lagi duduk di salah satu sofa yang di tutup kain perca dengan bibir cemberut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ngapa dah ? Kaya bebek mau di potong lo" Julid Jian

"Sekarang gue ada saingan jadi favorit anak-anak nih" sindir Ayu

Sampul PeranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang