Relationship : Taken

3.9K 302 72
                                        

Sudah beberapa Minggu sejak malam pertemuan dan permainan mereka, Mingyu dan Wonwoo tampaknya semakin dekat. Mereka sering berkirim pesan, Mingyu pun acap kali mengantar jemput Wonwoo ke kampus.

Mingyu si buaya rupanya mulai tertarik pada satu wanita. Semenjak malam dimana mereka menghabiskan waktu bersama, Mingyu mulai terpesona oleh gadis itu. Awal yang lucu memang pertemuan mereka. Berawal dari anniversary event Fikom, kenalan lalu minum bersama, dan berakhir di ranjang kamar hotel.

Mingyu memang berulang kali meniduri perempuan, tapi saat meniduri Wonwoo, dia merasakan sebuah perbedaan. Dia tidak pernah menggunakan perasaan selama ini, tapi malam itu seketika perasaannya ikut campur saat melihat sorot mata Wonwoo.

Dengan sedikit perjuangan, Mingyu akhirnya bisa dekat dengan Wonwoo. Dan bisa dikatakan hubungan mereka resmi menjadi sepasang kekasih sejak tadi malam. Tidak ada yang romantis memang, tapi Mingyu bersyukur Wonwoo mau menerimanya.

Meskipun Mingyu tahu bagaimana sifat Wonwoo, tapi itu tidak menghalangi rasa cintanya terhadap Wonwoo. Mingyu sungguh tertarik pada gadis itu, terkesan dingin tapi elegan dan seksi. Tidak menye-menye dan tidak manja, dan Mingyu suka dengan sikap dingin wonwoo.

"Sorry, nunggu lama?"

Mingyu mendongak begitu terdengar suara kekasihnya. Mingyu sedang duduk di gazebo yang berada di area parkiran Fakultas Seni dan Desain, menunggu kekasihnya yang masih menuntut ilmu.

Pria itu segera memasukan ponselnya ke dalam saku jaket dan bangkit menghadap Wonwoo.
"Belum lama kok." jawab Mingyu.

Wonwoo tersenyum dan mengangguk.
"Yaudah, ayo."

Mingyu sedikit merasa awkward semenjak Wonwoo menerima pernyataan cintanya. Entah kenapa Mingyu jadi canggung dan salah tingkah saat bersama dengan gadis yang resmi menjadi kekasihnya itu. Padahal sebelumnya mereka tampak biasa saja.

"Oh iya, yang. Kamu kenal Myungho? Dia anak sini juga, tapi jurusannya DKV." tanya Mingyu ditengah langkah mereka menuju tempat Mingyu memarkirkan motornya.

Wonwoo mengangguk. "Kenal. Kenapa?"

"Dia tunangannya Jun." ujar Mingyu.

Wonwoo terkekeh, bahkan sebelum Mingyu memberitahunya Wonwoo sudah tahu lebih dulu.

"I know."  ucapnya seraya mengenakan helm yang Mingyu berikan.

"Lho?"

"Aku kenal dekat sama Myungho, dia udah cerita." jawabnya.

Mingyu mengangguk sambil terkekeh, sungguh canggung, pikirnya.

Mingyu segera menaiki dan menyalakan motornya, disusul Wonwoo duduk dibelakangnya dan memeluk pinggang Mingyu. Dapat pria itu rasakan tangan Wonwoo bertautan diperutnya. Sambil melajukan motornya meninggalkan FSD, Mingyu mengulas senyum senang.

Mereka mampir sebentar ke cafe untuk makan siang. Mingyu tak henti-hentinya tersenyum menatap ke arah Wonwoo yang memasang ekspresi biasa. Mingyu jadi seperti pria gila yang sedang menatap lukisan cantik tak berekspresi. Wonwoo memang cantik, tapi sayang Wonwoo memiliki sifat yang cuek.

"Berhenti menatapku, Gyu. Aku enggak akan salah tingkah cuma karena ditatap terus." sahut Wonwoo seraya fokus memotong daging dipiringnya.

Mingyu terkekeh. "Kamu tuh terlalu sulit untuk tidak dipandang, yang."

Wonwoo berdecak, masih dengan ekspresi datarnya. "Kayaknya bukan cuma aku doang ya yang denger kalimat itu."

"Memang iya, tapi setelah ini cuma kamu yang bakal denger kalimat-kalimat manis dariku." ujar Mingyu menaikturunkan alisnya.

RELATIONSHI(T)P I SVT GSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang