Arena balapan motor memang selalu tampak ramai setiap malamnya. Tak peduli hari apapun itu, kumpul bersama rekan sesama pecinta balapan motor adalah hal yang menarik dilakukan setiap malam.
Fallow -kecuali Mingyu, sudah berkumpul di bar yang ada disana, tak tertinggal juga kekasih mereka. Kecuali Seungcheol dan Chan yang masih menyandang status single.
Seokmin datang bersama dengan Jisoo, tapi Jeonghan terus mengikuti mereka membuat Seokmin kesal. Ketika Seokmin menjemput Jisoo di apartemennya, disana rupanya sudah ada Jeonghan. Mereka sempat bertengkar karena memperebutkan Jisoo, tapi pada akhirnya Seokmin berhasil membawa Jisoo pergi dengan Jeonghan membuntuti mereka dari belakang.
Sesampainya di bar arena, Seokmin terus merasa kesal karena Jeonghan tak henti-hentinya memonopoli Jisoo. Dia sengaja membawa Jisoo duduk berjauhan dengan Seokmin.
Jisoo dan Jeonghan sudah berkenalan dengan Jihoon, Seungkwan, dan juga Myungho yang sudah ada disana lebih awal. Dapat Jeonghan lihat bahwa Myungho tampak tak nyaman berada disana.
"Lo yang waktu itu ngeliput acara di Mipa kan?" tanya Jeonghan antusias pada Seungkwan.
Dia ingat pernah melihat gadis itu saat ada anniversary event di fakultasnya. Bahkan Jeonghan yang merupakan ketua pelaksana saat itu adalah salah satu narasumber yang Seungkwan wawancarai.
"Iya, wah enggak nyangka bisa ketemu ketuplak hebat ini lagi." jawab Seungkwan tak kalah antusias.
Seungkwan memang mengikuti UKM media universitas, dimana UKM ini seperti kantor berita milik universitas yang meliput setiap kegiatan atau pun menyampaikan isu yang ada di universitas itu.
"Dih hebat apanya sih." ujar Jeonghan malu-malu.
Keempat gadis itu tampaknya mulai akrab, mereka mengobrol ringan seputaran perempuan. Sedangkan Myungho, dia hanya diam dengan rasa tak nyaman dengan lingkungan sekitar.
Fallow tengah berbincang mengenai balapan yang akan dilaksanakan malam ini, membiarkan para gadis itu saling mengakrabkan diri.
"Jun, pulang yuk." ajak Myungho menghampiri Jun yang sedang berkumpul dengan Fallow.
"Masih sore." jawab Jun santai.
Myungho berdecak, sore apanya? Ini bahkan sudah jam 10 malam. Tapi bukan Myungho namanya kalau tidak terus merengek supaya keinginannya dituruti. Dia bahkan tak malu ketika anggota Fallow lainnya menatap dirinya.
Dia hanya ingin pulang, dia sungguh tidak nyaman berada disini. Dia tak suka kebisingan knalpot motor, dia tak suka asap rokok, dia tak suka melihat berbotol-botol minuman keras itu. Dia tak terbiasa dengan suasana seperti ini.
"Jun, ayo pulang." rengek Myungho lagi.
Jun menghela nafasnya. "Nanti ya, bentar lagi kita pulang." jawabnya mencoba bersabar.
"Tapi aku mau pulang sekarang." ujar Myungho.
"Bentar lagi Myungho, Gue turun malam ini. Abis Gue balapan kita pulang, oke?" bujuk Jun.
"Enggak mau!" tegas Myungho.
"Pulang sekarang!"
"Myungho!" seru Jun dengan wajah menakutkan, tapi Myungho tak peduli.
"Pulang Jun! Lagian ngapain sih pake ikutan balapan segala?! Yang ada nanti kamu celaka gimana coba?!" sahut Myungho.
"Jun udah jago, Myungho. Lo enggak usah sekhawatir itu." ujar Chan ikut nimbrung.
Myungho tak menggubris Chan, dia menggelengkan kepalanya dan menarik lengan Jun.
"Jun ayo pulang! Kalau enggak aku laporin ke Papa kamu!"
Keenam pria yang menjadi penonton drama itu sama-sama menghela nafas jengah. Mereka menggaruk alis mereka, tak tahan dengan sikap tunangan Jun yang kekanakan seperti itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
RELATIONSHI(T)P I SVT GS
FanficApa sih yang orang-orang harapkan dari sebuah hubungan? Cinta? Kebahagian? Kesempurnaan? Tapi bagaimana kalau hubungan itu yang justru malah menghancurkan dirimu, batinmu, hingga jiwamu. Apakah kau akan bertahan dengan hubungan itu? Adult story...
