Part 17

763 70 13
                                        

PERINGATAN!!!
.
.
Typo dapat menyebabkan Emosi
.
.
Selamat membaca
.
.

"WANGJI!!!"

Brukk!

Yibo tersentak ketika merasakan tubuhnya terdorong ke belakang Karna sebuah pelukan dari seseorang.

Yibo langsung berusaha melepaskan pelukan seorang Wanita yang terlihat sudah cukup berumur yang secara tiba-tiba memeluk erat dirinya.

Tapi Yibo juga tidak bisa berontak banyak Karna ia takut menyakiti Wanita tersebut. Jadi, sekarang Yibo hanya diam mengelus punggung wanita yang terlihat menangis itu.

Pemuda bersurai pirang itu bisa  mendengar isakan yang cukup pilu dari wanita di dekapannya "Wangji...Wangji ku... Wangji ku Kembali" Isak wanita itu sambil mengeratkan pelukannya pada Tubuh mungil Yibo.

"M, Maaf Nyonya—Aku, Aku bukan Wangji...Anda mungkin salah orang" Ucap Yibo sesopan mungkin yang dibalas gelengan kuat

"TIDAK!!! Kau Wangji!!! Wangji ku!!! Anakku!!!" Teriak Wanita itu histeris. Beruntung nya koridor sekolah sudah sepi, dan tak ada siapapun di sana.

Yibo masih berusaha menenangkan Wanita tersebut. Ia bingung, ada apa dengan Wanita ini? Kenapa terus menggumamkan nama Wangji terus-menerus padahal Yibo sendiri tidak mengenal Wangji itu siapa.

"Tapi Nyonya, Aku-"

"Ibu?"

Sebuah suara mengalihkan perhatian Yibo. Pemuda manis itu menghela nafas lega ketika melihat kepala sekolahnya tengah berjalan pelan ke arahnya sambil menatap Wanita yang masih setia memeluk Yibo.

"Ibu" Panggil Haikuan saat sudah berdiri di hadapan Yibo. Wanita itu melepaskan pelukannya pada Yibo lalu menatap Haikuan dengan matanya yang sembab

"Xichen! Xichen! Lihat dia! Lihat!! Dia Wangji! Wangji kita kembali lagi!! Doa ibu tidak sia-sia Xichen!!" Ucap Nyonya Lan sambil menarik-narik tangan Yibo dan menatap Haikuan dengan tatapan berbinar

Haikuan menatap sedih ke arah Sang Ibu sebelum melepaskan tautan tangan Ibunya yang tampak mencengkram pergelangan tangan Yibo "Ibu, dia bukan Wangji... Dia bukan Lan Zhan—"

"APA MAKSUDMU!!!? Dia ini Adikmu Xichen!!!" Bentakan Sang Ibu membuat tatapan Haikuan semakin terlihat sedih. Yibo bahkan bisa melihat genangan air mata yang terlihat di sudut mata kepala sekolah nya itu.

"Ibu, dia Yibo...Bukan Wangji"

"DIAM XICHEN!!! DIA INI WANGJI!!!" Teriak Nyonya Lan sambil menatap nyalang pada Putra sulungnya.

Haikuan mengigit bibir bawahnya sebelum menghela nafas "Ibu, Yib—Wangji masih harus sekolah, ini belum waktunya pulang, dan dia harus segera kembali ke Kelas"Ucap Haikuan lembut

"Setelah sekolah selesai Wangji akan pulang bersama kita, bagaimana?"Bujuknya

Nyonya Lan tampan terdiam sejenak sebelum menatap Yibo yang kini menatap Haikuan dengan tatapan bingung " A' Zhan nanti ikut Gege pulang kan? A' Zhan tidak akan meninggalkan ibu lagi kan?"tanya Nyonya Lan sambil menggenggam kedua tangan Yibo

'Hangat' batin Yibo sambil menatap tangannya yang berada di genggaman Nyonya Lan.

Ia menatap kearah Nyonya Lan sebelum menatap ke arah Haikuan yang terlihat memohon melalui tatapan matanya.

Yibo tersenyum tipis dan mengangguk pada Wanita di depannya "Iya Bu. W, Wangji akan pulang bersama Xichen Gege setelah ini" katanya dengan lembut membuat Senyuman terbit di bibir Sang Nyonya.

Guardian AngelTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang