tak pernah ada yang tau rencana
dikala nasib menguji seseorang yang jatuh
dan ludah demi ludah sudah kubuang
namun pahitnya masih ku telan
hari ini merenung – menggelengkan kepala
sudah cukup lama berdiam diri
tiga bulan tak bekerja
lupa tanggung jawab untuk diri sendiri
saatnya duduk dan berifikir akankan pulang dulu
hanya sementara - membenahi situasi
agar besok dan seterusnya tak terpuruk
setidaknya itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
MELANKOLIA - DIGITAL EDITION
PoesíaSalam Hangat MELANKOLIA (DIGITAL EDITION) merupakan terbitan alternatif yang di kembangkan oleh penulis yang nantinya akan di bentuk sebuah novel. berisikan puisi dan fotografi penulis dalam keseharianya menjelajahi tempat dan waktu
