Chapter 3

352 52 50
                                    

Elena's POV

"Grey!" tenaga gue ga cukup kuat untuk ngelepas cekalan Greyson.

"Sorry.. hanya aja gue.." suara Greyson memelan dan dia ngelepas cekalan tangannya.

Sedang gue menatapnya dengan tatapan.. entahlah. Yang gue rasain saat ini adalah panik. Gue takut sesuatu yang gak gue inginin terjadi.

--------

"Elena?" panggil Alex dari bawah sepelan mungkin. Gue menoleh ke arahnya. Tangan kanan gue masih mengusap usap pergelangan tangan kiri gue.

"Maaf" gumam gue ke Greyson yang masih diam di tempat lalu gue turun ke bawah.

"Kita pulang sekarang" bisik gue ke Alex begitu gue jalan melewati dia. Sebelum Alex menjawab, gue lebih dulu keluar dari rumah Greyson. Butiran bening dari kelopak mata gue perlahan turun.

Astaga? Harus berapa banyak orang lagi yang akan gue sakiti nanti?

Gue jalan ke arah mobil, dan buru buru masuk kedalamnya, untuk menenangkan diri gue.

--------

Gak lama gue liat Alex keluar dari rumah Greyson dengan Alena yang tertidur di gendongannya.

Maafin mom Alena.

"Kamu gapapa?" tanya Alex begitu masuk ke dalam mobil.

"Gapapa kok" ucap gue menggeleng.

"Cerita sama aku.." Alex mengelus pelan punggung tangan gue.

"Aku gapapa kok, Lex" sebisa mungkin gue tersenyum. Maafin gue, Lex.

"Kita makan dulu ya sebentar" gue mengangguk. Alex pun mulai menjalankan mobilnya.

--------

"Elena.."

Ya Tuhan. Gue kenapa lagi? Kenapa dari tadi gue ngelamun terus astaga.

"Ah-uh maaf, Lex"

Gue mengaduk makanan yang ada di depan gue. Gue bener bener ga mood banget hari ini.

"Maafin ya kalo aku salah ngajak kamu ke rumah Greyson" ucap Alex.

"Bukan salah kamu kok, lagipula, Alena kan mau ketemu Alice" jawab gue dengan senyum simpul.

"Kamu.. masih mencintai.. Greyson?"

Gue diem mendengar pertanyaan dari Alex. Harus jawab apa gue? Jawaban gue pasti nyakitin Alex. Tapi.. apa gue harus berbohong?

"Len?"

"Maafin aku, Lex" gue menghela napas pelan. Lagi lagi cairan bening itu keluar dari mata gue. Alex mengusap lembut air mata gue.

"It's ok, aku bukan Tuhan yang bisa nentuin kepada siapa kamu mencintai-"

"Tapi aku janji aku akan belajar, Lex. Aku janji" tegas gue memotong ucapan Alex.

Mau sampai kapan lo akan kayak gini? Janji? Cih, mau berapa kali lo buat janji yang ujung ujungnya bakal lo ingkarin juga.

"Gausah menjanjikan sesuatu yang belum tentu bisa kamu pastikan. Akan aku bantu kamu untuk berusaha" sahut Alex diiringi senyum. Gue diem.

Demi apapun, Alex. Kenapa harus gue orang yang lo cintai? Masih banyak di luar sana yang lebih berhak lo cintai, seseorang yang setidaknya bisa membalas ketulusan cinta lo.

--------

Greyson's POV

Kenapa ini? Kenapa rasanya beda ketika gue bicara sama Elena. Oh God! Banyak banget sebenernya yang mau gue omongin sama Elena tentang ketakutan gue dan Helena selama ini. Apa ketakutan Helena selama ini bener? Gue takut gue akan jatuh ke lo lagi, Len. Gak, gak, gue ga boleh!!

REACQUAINTANCE // Book 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang