"Ji, semangat!" seru Yedam dari seberang ruangan. "Aku yakin kamu pasti bisa."
"Iya, bisa gila!" erang Jihoon kesal sambil menendang kotak perkakas yang tergeletak di lantai.
Apartemennya mungkin tidak terlalu besar, tapi bukan berarti Jihoon tidak merasa kelelahan setelah dia dengan telaten menempelkan wallpaper ke semua dinding ruangannya.
Setelah urusan dinding selesai, Jihoon juga masih harus menggeret kulkas mereka ke tempat yang diinginkan oleh Yedam.
Dan sekarang, Jihoon juga setuju kalau rak yang tadi mereka beli akan dia rakit sendiri tanpa jasa instalasi dari IKEA.
"Enak banget ya kamu daritadi cuma leyeh-leyeh doang, bukannya bantuin aku." sindir Jihoon ketika melihat Yedam sedang duduk santai di sofa sambil menonton televisi.
Yedam hanya mengabaikannya, pura-pura tidak mendengar.
"Biarin aja, nanti juga jadi tuli beneran." sindir Jihoon lagi.
Yedam meringis, remote di genggaman tangannya lekas terlupakan, lalu matanya beralih menatap Jihoon yang memang kelihatan sudah pasrah.
"Yaudah sini aku bantuin."
Akhirnya dengan setengah terpaksa, Yedam bangkit dari sofa lalu melangkah menghampiri Jihoon. "Mana yang mau dipasang?"
"C ke E."
Beberapa saat Yedam mencoba untuk memasang kedua bagian yang dipegangnya, tapi tidak kunjung bisa juga.
"Apaan sih ini?" sahut Yedam tidak sabar, lama-lama dia mengerti kenapa Jihoon bisa kesal. "Ngaco banget, masa nggak muat?!"
Urusan rakit-merakit rak ini ternyata tidak semudah yang mereka berdua bayangkan sebelumnya.
"Oh, salah deh ternyata." ralat Jihoon terkekeh saat melihat ekspresi bingung di wajah Yedam. "Maksudnya C ke F."
Yedam sekarang mendelik mendengar pernyataan Jihoon. "Kamu mau aku tampar, ya?"
"Kalo ditampar pake bibir kamu sih mau." goda Jihoon sambil menunjuk bibir Yedam dengan dagunya.
Yedam berdecak, tangannya merogoh ke dalam kotak perkakas untuk mengambil sesuatu. "Kamu mau diem atau aku colok paku?"
"Iya, ampun." karena gemas, akhirnya Jihoon menanggapi dengan cubitan kecil di pipi Yedam. "Marah-marah mulu."
"Udah deh sini." Yedam langsung meraih buku panduan itu dari tangan Jihoon tanpa persetujuan. "Aku aja yang baca petunjuknya, kamu yang rakit."
Jadi sore itu, mereka menghabiskan waktu hanya untuk merakit rak dan menyusun semua perlengkapan yang mereka beli dari IKEA.
~~~^^~~~
Jihoon dan Yedam belum terlelap hingga larut malam, hanya duduk bersebelahan di tempat tidur dengan keadaan kamar yang redup.
Jihoon menyandarkan keningnya pada sisi kepala Yedam. "Kamu udah minum susu?"
"Udah, tadi." jawab Yedam, matanya masih sibuk melihat-lihat sosial media di ponselnya.
"Kamu kayak bayi, ya.." gumam Jihoon, dari jarak sedekat ini dia bisa dengan jelas menghirup wangi rambut Yedam yang segar. "Kalo mau tidur harus minum susu dulu."
Yedam mengangguk-angguk setuju. "Bayinya siapa coba?"
"Bayinya aku." balas Jihoon, menarik Yedam untuk meringkuk lebih dekat ke dadanya.
"Ji, mau tau nggak?" Yedam mendongak, matanya menatap Jihoon dengan intens. "Sometimes I look at you, and I wonder how lucky I am to have you."
Tawa Jihoon menguar setelah kalimat itu meluncur dari mulut Yedam. "Tiba-tiba banget?"
"I love you, and it's always been you." Yedam hanya ingin berusaha semaksimal mungkin mengungkapkan perasaannya, selayaknya Jihoon yang selalu melakukan apapun untuknya.
Jihoon terdiam sejenak, dia tidak pernah memperkirakan kalau dirinya akan jatuh sedalam ini pada Yedam.
Dengan sepasang mata penuh binar yang menatapnya tulus, detak jantung Jihoon tidak karuan saat Yedam beralih memeluknya.
"Berisik banget jantungnya." ledek Yedam sambil terkekeh. "Kalo aku pegang tangannya bakal tenang, nggak?"
Jihoon bisa merasakan jari-jarinya ditangkup dalam sebuah genggaman, dengan ibu jari Yedam yang menelusuri punggung tangannya.
"Dam.. because you feel like home to me, that's why I love you too." Jihoon lantas mencium bibir Yedam, untuk mengklaim ciuman yang tadi sore tidak sempat dia dapatkan.
tbc..
~~~^^~~~
KAMU SEDANG MEMBACA
Little Things - [hoondam]
Fanfiction[COMPLETED]✔ Sedikit banyak, Jihoon dan Yedam mulai paham tentang hal-hal kecil yang disukai satu sama lain. Atau mungkin, isinya cuma cerita antara Yedam sama Jihoon yang pacaran. bxb short story harsh word bahasa non-baku attempt humor fiksi only...
![Little Things - [hoondam]](https://img.wattpad.com/cover/319301904-64-k699559.jpg)