Halo2😁Part 8 adalah part terakhir di cerita ini. Dan kalian bisa memilih ending cerita ini yang paling kalian sukai. Koment ya. Ending keberapa yang kalian sukai😁.
_____xxxx_____xxxxx______xxxxxx
Cinta#
Sayang:
*Sayang?*
*Ada apa. Tadi kamu berteriak?*
*kamu gpp kan?kalau ada apa-apa segera kabari aku ya. Maaf disini susah banget sinyalnya. Ini saja terkadang data selulerku menyala kadang mati. Maaf banget ya. Jangan lupa aku selalu cinta kamu*
*Sayang. Aku ngikutin kamu*
'Apa aku harus jujur aja ya. Bodoh amat sih kalau harus sabar. Tapi kok aneh ya. Seharusnya aku dan dia jaraknya deket sih. Punyaku sinyalnya full. Punya dia kok bisa gak ada sinyal ya. Pokoknya harus jujur sih aku gak mau disini soalnya gak enak. Gak adil banget sih ace bisa tidur nyenyak tapi aku tidur di tempat yang kotor seperti ini'
Aku hanya melihat chat ku yang hanya centang 1. Benar-Benar susah banget deh sinyalnya.
________xxxxxxxxx_____xxxxxxxxx
Ace#
Rasanya kangen banget sama cinta padahal cuma ditinggal beberapa jam saja.
Kalau dipikir-pikir aneh sih bikin kolam renang tapi dalamnya 5 meter. Sumpah gak masuk akal banget. Dan sedikit ngeri juga. Gak bisa bayangin yang jatuh gak bakal bisa ditolong lagi tuh. Kalau gak bener-bener penyelam yang hebat. Disini yang penyelam hebat kan setahuku rangga. Apa cuma kebetulan ya.
Tiba-tiba aku mendengar ponselku berdering.
'Pasti nih sayangku' ucapku dalam hati.
Ketika aku membuka ponsel. Aku melihat sebuah pesan singkat dan pendek.
Apa?cinta disini?sama siapa?ngapain?dan sekarang dimana?. Hanya itu yang ada dipikiranku. Aku lewat villa dari belakangm dan benar-benar sangat sepi. Mungkin yang lain istirahat. Dion dan sky tadi juga katanya mau ke kamar rangga.
Aku mondar mandir. Dari pohon satu kepohon lainnya sambil berharap ada sinyal. Sinyal 3 gpp yang penting bisa buat telepon cinta.
Akhirnya setelah beberapa menit berkeliling tidak jelas. Sebuah keajaiban terjadi. Terdapat sinyal 3. Dengan cepat ace menelepon cinta karena sangat khawatir dan takut bahwa sinyalnya mungkin akan hilang lagi.
"Sayangg" ucap suara dari ujung sana
"Kamu sekarang dimana?sama siapa?" Tanyaku langsung
"Aku gak tau. Ketika ojek berhenti tadi aku langsung lurus kearah barat sampai nemu rumah. Dan aku sendiri. Gimana ini sayang"
"Ya udah. Kita pulang. Kita bertemu ditempat terakhir pemberhentian ojek"
"Capek yangg. Jalan kaki jauh"
"Lalu kamu mau kesini?" Tanyaku
"Iya. Kalau bisa. Tapi aku gak tau jalannya"
"Karena sekarang masih siang. Sekarang saja. Aku akan tanya rangga apa ada kendaraan atau semacamnya untuk pulang. Kalau aku dapat kendaraan aku akan chat dan kamu dirumah itu saja. Gak usah banyak omong atau berpikir pokoknya kamu siap-siap. Kita pulang sekarang. Atau nanti kita akan jemput kamu rame-rame kesini. Disini sinyalnya susah. Jadi aku gak bisa lama-lama" ucapku panjang lebar
"Tapi disini sinyal full" ucapnya yang membuatku terkejut
Tapi tidak ada waktu untuk terkejut. Aku segera kembali masuk villa. Melihat teman-teman yang tertawa sambil memasak sesuatu. Mereka sedang memasak daging. Sebagian daging sudah matang dan sebagian lainnya sudah disantap teman-temanku yang lain.
"Rangga. Apakah disini gak ada motor atau semacamnya" tanyaku dengan suara sedikit keras
Teman-temanku yang lainnya terdiam sambil menatapku
"Gak ada lah. Kalau pulang kita akan lewat jalan kaki saja 2 km. Dan nanti akan ada ojek yang menjemput kita" jelasnya
"Bisa aku minta nomor telepon ojeknya?" Tanyaku yang membuatnya menatap bingung
"Hei. Kamu baru datang kesini beberapa jam yang lalu tapi sudah mau kembali saja. Kenapa?kalau ada sesuatu yang gak enak cerita saja padaku" ucap rangga
Dion, sky dan yang lainnya melanjutkan aktifitasnya.
"Pacarku kesini tadi" ucapku
"Kau mimpi ya?jelas-jelas aku melihat mu tadi ketiduran di kasur akhirnya aku dan dion ke kamar rangga. Takut ganggu kamu tidur" ucap sky
Aku hanya terdiam. Apakah tadi beneran mimpi?. Aku dengan cepat mengecek chat pacarku dan ternyata memang dari tadi chatku tidak dibalas hanya dibaca doang. Dasar kebiasaan. Lalu siapa tadi yang ku telepon. Apakah benar mimpi?kenapa begitu terasa nyata sekali.
Aku chat pacarku sekali lagi. Kali ini hanya chat sayang. Hanya untuk mengecek apakah aku beneran mimpi.
Dion segera menyadarkanku.
"Kau mungkin sedang mimpi buruk. Gak mungkin lah pacarmu kesini. Kita 10 orang kalau benar pacarmu kesini kita pasti tahu. Nih, makan dulu. Isi perutmu. Biar bisa berpikir jernih"
Aku segera menyantap makanan didepanku sambil bingung. Teman-temanku yang lain juga mengobrol denganku. Mereka bercerita tentang hal-hal yang seru. Tapi itu tetap tidak membuat perasaanku yang tidak nyaman itu hilang.
Diketik tanggal : 6 Oktober 2022
Salam
Widya Chylla.
KAMU SEDANG MEMBACA
unknown 99
HorrorCinta dan Ace berada disebuah hutan yang tidak berpenghuni sama sekali hanya ribuan pohon yang terlihat. Kenapa mereka bisa berada disana? Apakah mereka bisa keluar dari hutan dan selamat? Apakah memang ini hanya imajinasi mereka yang menganggap hu...
