BALIK LAGI DENGAN ALUR YANG NGGA KALAH SERU YA
HAPPY READING
5 kenit yang lalu, Daddy nya memberi tahu kepada Alan jika orang yang akan menemaninya dirumah yang tak lain adalah Angkasa, ia marah marah kepada sang ayah tapi beliau hanya acuh dan mengancam jika berani mengusir Angkasa maka berhadapan langsung dengannya
"ASASU!" teriak Alan, muka Alan sudah memerah marah
Bagaimana tidak marah jika kamar kesayangan di tempati oleh orang yang Alan benci. Ya Angkasa sedang berbaring di kasur size Ala dengan melepas 3 kancing seragam paling atas hingga Alan bisa dengan jelas melihat dada bidang orang itu
"Sa ke—"
"Panggil gue abang" ucap Angkasa membenarkan, ia tak suka Alan memanggilnya dengan tidak sopan. Ia membenci seseorang yang tidak menghargainya
"Bodo amat anjing! Keluar lo dari kamar gue" Alan menarik tangan Angkasa agar berdiri dari tempat tidur nya
Angkasa menyengirai dan—
Sret
Angkasa menarik tangan Alan yang Alan gunakan untuk menggeret nya tadi hingga kini tubuh Alan berada di atas tubuh gagah Angkasa, tidak hanya itu Angkasa juga memeluk tubuh Alan agar anak itu tidak pergi
"Lepasin anjing!"
"Panggil gue abang"
Alan berdecak, ia masih terus meronta ronta dalam pelukan Angkasa, posisi ini sangat ambigu "Lepasin gue kontol"
"Hm"
"Anj—"
Cup
Alan membulatkan matanya waktu Angkasa dengan santainya mengecup bibir Alan baru setelah itu Angkasa melepaskan pelukannya, Alan langsung berdiri, memegangi bibir nya dan menatap Angkasa dengan tajam
Bugh
Satu pukulan tepat sasakan mengenai rahang milik Angkasa "Homo kurang ajar lo"
"First kiss?" tanya Angkasa sambil menatap bibir Alan yang pink alami itu, membuat nya candu
"Ya bukan lah, first kiss gue tuh waktu SMP dulu sama cewe bahenol dan karena sekarang gue udah SMA gue udah memasuki fase grepe grepe" ucap Alan dengan sombongnya, bagi Alan seperti itu hal yang wajar, ciuman, kiss dll. Yang penting ga kebablasan gapapa kali
"First kiss gue"
Alan dengan spontan membuka mulut nya lebar lebar "HAH?" Alan menatap tak percaya ke Angkasa "Serius first kiss?" tanya Alan memastikan, ya iyalah Alan kira Angkasa ini cowo yang hobi mainin cewe seperti dirinya karena wajah Angkasa cukup tanpan, tapi ternyata tidak, Alan semakin curiga jika Angkasa benar bekar Gay
Angkasa hanya berdehem pelan untuk membalas ucapan Alan
"Anjing ngeri bener, bodo ah sana balik"
"Gue disini"
"Iya anjing, maksudnya gue lo balik ke kamar lo, di kamar tamu"
"Gue disini"
"Anjing ya lo! Kalo lo mau di sini yaudah ke kamar ta—" Alan menghentikan ucapannya, ia benar benar frustrasi menghadapi Angkasa "Terserah lo deh terserah lo anjing"
"Hm" Angkasa memposisikan tubuhnya di kasur Alan, sangat nyaman
Alan berdecak "Kenapa sih Daddy nyuruh asasu yang nginep sini, orang lain kan banyak, cewe gitu kek" gerutu Alan pelan sambil menatap Angkasa dengan pandangan tak suka
KAMU SEDANG MEMBACA
complicato || revisi
RomanceXavier Gialanza, seorang remaja 16 tahun yang hidupnya di keliling kenakalan remaja dan hal hal buruk lainya. Setiap hari kegiatan rutin seseorang yang kerap dipanggil Alan tersebut adalah bolos sekolah, tawuran, balapan, main ke night club, ber...
