Karya ini asli dari pemikiran aku sendiri. Dan apabila ada kesamaan dalam NAMA TOKOH, JUDUL CERITA,
DLL. ITU MURNI KARNA KETIDAK SENGAJAAN.
selamat membacaaa
•
•
•
Setelah beberapa hari yang lalu sekolah bianca mengadakan demo ekskul tepat pada saat masa orientasi siswa, dan pada hari ini semua anggota inti setiap organisasi maupun ekstrakulikuler mendatangi setiap kelas untuk direkrut namanya apabila ada salah satu diantara organisasi ataupun ekskul itu yang siswa siswi minati.
Bianca jadi bingung, bingung untuk ikut organisasi atau ekskul apa.
Sejauh ini belum ada eskul yang Bianca minati, atau memang bianca berniat tidak untuk mengikuti organisasi dan ekstrakulikuler ?.
Tapi masalah nya adalah bianca tidak mau jika masa masa SMA nya hanya belajar dan bermain, bianca rasa itu akan sangat membosankan dan tidak bisa menambah pengalaman nya sama sekali, Bianca tidak mau jika hari hari nya tidak ada keseruan.
Memikir kan itu semua rasanya kepala bianca pening. bianca tidak suka jika dirinya dalam perasaan keraguan dan juga kebingungan tapi dia jugaa tidak bisa asal memilih, takut takut itu malah membuatnya tidak betah dalam berorganisasi atau pun memilih ekskul dan berakhir mengundurkan diri.
" BIANCA" teriakan itu berasal dari gadis berambut sepinggang dan sedikit ikal, yang tengah berlari ke arah bianca.
"Apaan sih rin, triak triak gitu" jawab bianca kesal, masalahnya mereka jadi pusat perhatian orang orang.
"Ishh, lu sih di panggil panggil dari tadi ga jawab sih, yaudah jadinya gue triakin aja deh, kenapa sih lagi banyak pikiran yaa?." Tanya arin penasaran.
Mendengar pertanyaan Arin bianca jadi penasaran arin ingin ikut ekskul apa.
" Rin, lo udah pilih ekskul apa yang mau lo ikutin.? Kalau iya eskul apa rin?" Tanya bianca penasaran.
" kalau gue sih kek nya ikut bulu tangkis deh ca, soalnya itu hobi gue dari smp sih" jawab Arin dengan cengiran lebar, dan sesekali menutup mulutnya, seperti tengah menahan untuk tak berteriak
" Kek nya lo lagi seneng banget deh, kenapa?" Tanya bianca penasaran
"Ciee bianca kepo, HAHAHA. " Jawab Arin dan meninggalkan bianca yang berjalan sendirian.
"Ishhh, kok ditinggal sih?" Kesal bianca sembari ikut berlari mengejar arin
•••
Bianca sekarang sedang berada di kelas mendengarkan guru mapel nya menjelaskan di depan sana.
Tok..tok..tok
Bunyi ketokan yang berasal dari pintu yang membuat perhatian murid murid teralihkan untuk melihat siapa yang mengetuk pintu.
"Assalammualaikum buk" salam seseorang laki laki dengan sopan sembari menghampiri guru yang tengah mengajar di kelas bianca.
Bianca jadi berpikir ekskul apa yang di ikuti oleh orang yang beberapa hari ini membuat bianca tak berhenti berhentinya untuk terkagum kagum, laki laki itu adalah Aksara.
Aksara sepertinya sedang meminta izin dan waktu sebentar terhadap guru didepan untuk mengrekrut nama murid murid yang memang berniat untuk ikut ekskul atau organisasi yang memang dia ikuti
" Mohon perhatian nya sebentar" suara yang begitu tegas berasal dari aksara, beberapa murid yang tadi nya mengobrol jadi diam, kelas seketika menjadi hening.
" Sebelumnya saya minta maaf, karna menggangu waktu belajar kalian. Sebelumnya izin kan saya untuk meperkenal kan diri, Nama saya Aksara Nathaniel, saya selaku anggota osis ingin mengrekrut calon anggota osis tahun ini, ada yang berminat?" Suara yang begitu berat, mengalun indah ditelinga bianca.
Rasanya ia ingin berlama lama mendengar suara itu. seolah terhipnotis, bianca menunjuk tangannya, yang artinya bianca berminat masuk organisasi itu. Ada beberapa anak dikelas nya juga ikut, tapi tak banyak.
" Ya, nama nya siapa?" Tanya aksara terhadap bianca.
Bianca yang ditanya begitu, gugup bukan kepayang. Biarkan saja kalian menganggap bianca lebay.
"S-saya kak?" Tanya bianca bingung. Sembari menengok kanan kiri nya siapa tau bukan dia yang di tunjuk oleh aksara.
" Iya kamu, namanya siapa? Biar di tulis." Jelas aksara
"Ehmm, nama saya Bianca Aldena Nisaka, kak." Jawab bianca seraya tersenyum manis.
Bianca senang bukan main, setidaknya aksara tau ada bianca di ratusan siswa siswi di sekolah nya.
"Terima kasih atas perhatiannya, buat yang minat tadi, jangan lupa untuk hubungi nomor yang udah saya tulis di depan untuk dimasuk kan ke grub Osis. Tunggu aja info nya di sana" jelas Aksara
"IYAA KAK" jawab murid murid dikelas bianca.
"Tidak ada yang ditanya kan lagi? Kalau begitu saya akhiri wasalammualaikum wr.wb" sebelum keluar kelas, laki laki itu menyalimi tangan guru yang sedang mengajar. Seraya mengucap terima kasih. Setelah itu aksara pergi keluar kelas bersama rekan rekannya.
Bianca yang melihat itu senyam senyum sendiri, ah tidak menyangka ia akan mencalonkan diri nya di organisasi osis, tak masalah. Osis tidak buruk.
VOTE AND KOMEN DI PERLUKAN UNTUK KELANJUTAN CERITA ♡♡
•
•
•
•
KAMU SEDANG MEMBACA
TENTANG RASA UNTUK AKSARA (ON GOING)
Teen Fiction♡♡♡♡ Lembaran kisah yang menceritakan seorang gadis yang begitu mencintai seorang laki laki yang bahkan tidak pernah berinteraksi dengan Nya. apakah mungkin rasa cinta itu terbalaskan? atau bahkan terhempas jatuh dan menghilang.? bagaimana mungkin g...
