-•-•-•- -•-•-•-
"NEIN"
A "BoBoiBoy" fanfiction by kurohimeNoir
Commission for Roux Marlet
Disclaimer: Monsta©
-•-•-•- -•-•-•-
•
•
•
•
•
NEIN
Bab 1. Sebelum Cahaya
•
•
•
•
•
BoBoiBoy membuka mata di sebuah tempat yang asing. Sejauh mata memandang hanya ada warna putih. Dia sendiri dalam posisi berdiri, tetapi ketika memandang ke bawah, tak ada lantai atau pijakan apa pun.
Pemuda itu berbalik, dan tetap tak menemukan apa-apa. Rasa takut mulai membelenggunya, membuat jantungnya berdetak lebih cepat. Hingga satu desir tajam mendadak singgah di dalam dada, teriring naluri yang memberitahunya untuk kembali membalikkan badan.
Sepasang mata BoBoiBoy membulat dalam keterkejutan, demi melihat beberapa benda kini tengah melayang tenang di hadapannya. Di tempat yang tadinya tidak apa-apa. Dia mengenalinya sebagai tujuh benda yang sebelumnya telah menarik perhatiannya di toko antik misterius itu.
"Kenapa ... bisa ada di sini?"
BoBoiBoy memperhatikan sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya pada benda-benda itu. Mereka tampak lebih 'hidup', seperti memancarkan cahaya redup dengan tujuh warna berbeda. Sambil mengerutkan kening, BoBoiBoy maju selangkah. Ia mengulurkan tangan tanpa berpikir panjang. Namun, sebelum tangannya menyentuh salah satu benda antik terdekat, tiba-tiba cahaya tujuh warna itu menguat.
Pemuda itu terpaksa melindungi matanya dengan sebelah lengan. Setelah cahaya memudar, ia kembali memandang ke depan. Benda-benda itu kembali berubah. Kini, pada masing-masing benda muncul semacam simbol yang berbeda-beda warna dan bentuknya. Sekali lagi, kening BoBoiBoy berkerut, merasa dirinya seperti pernah melihat lambang-lambang itu di suatu tempat.
BoBoiBoy mengamati setiap benda satu per satu, sebelum perhatiannya terenggut oleh kitab kuno yang kini memiliki simbol bercahaya keemasan pada sampulnya. Dilihat-lihat, bentuk simbol itu seperti pancaran cahaya. Seperti matahari atau bintang.
BoBoiBoy tak mampu mengalihkan pandang. Tangannya pun nyaris tanpa sadar terulur, ingin menyentuh kitab itu.
"Jika kamu menyentuhnya, maka perjanjian benar-benar sudah resmi dimulai."
BoBoiBoy tersentak ketika tiba-tiba terdengar suara di belakangnya. Seperti suara laki-laki. Padahal, dia yakin sekali, di tempat ini seharusnya tidak ada orang lain. Tadinya. Pemuda itu berbalik. Matanya membelalak ketika melihat dunia serba putih itu tahu-tahu sudah terbagi dua. Satu bagian tetap seperti semula, dunia serba putih yang kini dipijaknya. Dan satu bagian lagi, setengahnya, telah berubah menjadi bagian yang bertolak belakang. Serba hitam.
Dari sisi gelap itulah suara tadi berasal. BoBoiBoy nyaris tak bisa melihat apa-apa. Namun, ia yakin, ada seseorang berdiri di ambang kegelapan, dan saat ini tengah berdiri berhadapan dengannya dalam jarak dua-tiga meter. BoBoiBoy memicingkan mata, berusaha membiasakan penglihatannya dengan kegelapan itu. Sangat samar, dia seperti melihat sepasang mata berwarna merah.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEIN
FanfictionTujuh kuasa. Tujuh keajaiban. Tujuh ... penderitaan. BoBoiBoy diberi pilihan untuk menyangkal dan mengubah garis takdir nan pahit ini. / Bagaimana kalau ... pertemuan antara "dirinya yang lain" dengan power sphera Ochobot tak pernah terjadi? / Alter...
