"Yang sabar ya Ka, Tiana mungkin udah gak ada lagi. Tapi, setidaknya kamu masih bisa bertahan hidup buat dia."
"Tenang aja, Nirmala nanti bakal jadi undead paling hebat sepanjang sejarah. Dia sama teman-temannya nanti pasti jenguk kamu."
"Nah, sekarang kita harus segera kembali ke hotel sebelum satpam dan Petra sampai disini."
-///-
Sesampainya dilobby (Name) lalu beralih memberikan Soka pada resepsionis hotel dengan dalih bahwa dia menemukan anjing ini menggonggong sambil berlarian di sekitar kawasan hutan. Secara mengejutkan resepsionis itu langsung percaya dengan alasan yang diberikannya
Tak mau terlalu terlarut memikirkannya, (Name) segera berbalik kemudian duduk dilobby hotel sambil meluruskan kakinya. Kepalanya dipenuhi dengan gambaran-gambaran tentang Tiana yang pasti telah dijadikan makan siang jinn kakek-kakek tadi
"Semoga Tiana di berikan tempat yang terbaik diatas sana."
(Name) akan segera memejamkan matanya jika saja suara bentakan ayah Nirmala tak masuk dalam telinganya. Jujur seluruh tubuhnya terasa remuk sejak tadi, mungkin ini salah satu efek samping dari pilihannya kemarin
"Kesampingkan soal itu, aku masih belum bisa percaya kalau setelah ini kang ayam itu akan kena nerf habis-habisan dari kak Feli."
"Maksudku coba lihat, Petra yang ini bahkan bisa bersaing melawan Jay dalam fashion show."
"Bicara soal Petra, aku harus segera pergi agar bisa mengikuti jejak Nirmala yang masuk ke dalam hutan nanti."
"Hitung-hitung sebagai permintaan maaf karena Tiana, mari kita lindungi mental Nirmala."
Bersamaan dengan perginya Petra yang masuk ke dalam hutan dengan cepat, (Name) menarik napas panjang kemudian mulai ikut berjalan mencari keberadaan Nirmala dalam diam. Diluar dugaan ternyata tidak terlalu sulit mencari Nirmala ditengah rimbunnya pepohonan
Sebelum salah satu ular berhasil menyerang Nirmala, sepatu hak tinggi milik (Name) telah lebih dulu menancap dikepala ular tersebut. (Name) menginjak ular itu dengan salah satu kakinya sambil mengulurkan tangan ke arah Nirmala
Keadaan Nirmala yang gemetar ketakutan membuatnya tidak merespon atau menyadari keberadaan (Name). Sampai akhirnya Petra datang dan mulai melawan ular yang ada disekitar Nirmala menggunakan maya apinya sambil melontarkan pertanyaan pada gadis bersurai ungu itu
"Apa yang kau lakukan di sini? Harusnya kau bersama orang tuamu, kan?"
To be continue
KAMU SEDANG MEMBACA
Did I Just Die Before? [ BFD X Fem! Reader ]
Fantasia❝ Akan ada waktu dimana yang bernyawa akan ditarik masa hidupnya. Manusia paling berkuasa sekalipun tak akan bisa menghindar dari jalan takdirnya ❞ ❝ Begitu pula dengan pemeran utama kita yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju tempat peristira...
![Did I Just Die Before? [ BFD X Fem! Reader ]](https://img.wattpad.com/cover/320561931-64-k392236.jpg)