pak!
taehyung semakin mendekat dan mengikis jarak diantara mereka, jungkook spontan menutup matanya. taehyung yang melihat jungkook tiba2 menutup Matanya, langsung menyentil dahinya.
TuK!
"AwWhh.."
bunyi nyari sentilan dari taehyung
"ngapain kamu merem,apa yang kamu pikirkan jeon"
jungkook langsung memegang dahinya yang terasa sakit sakaligus malu.
"kenapa dengan dahimu itu?"
"huh!"
jungkok berfikir taehyung mendekatinya akan melakukan adegan romantic bak di drama drama yang sering ia tonton, Salah !
ternyta dari tadi taehyung memperhatikan Luka yang ada di dahi jungkook, saking penasaranya jadi taehyung mendekati jungkook lebih dekat, untuk memastikan lukanya.teenyta jungkook berfikir terlalu jauh.
taehyung segera mengambil plaster yang ada di laci sebelah kirinya dan memasangkannya,
"singkirkan tanganmu" jungkook menyingkirkan tanganya memberikan ruang untuk taehyung.
jungkook tampak berfikir, kapan dia mendapat Luka itu, dia saja tidak sadar punya Luka di dahi, pas di fikir2 "oh kayanya gara2 pas gue ngumpet kepentok lemari dapur deh ,ngindarin orang ini"batin jungkook dan pandangannya langsung ke taehyung.
"lain kali kalau terluka cepat di obati nnti bisa jadi infeksi"
"sudah selesai, aku lapar, cepat buatkan makanan,aku Akan pergi mandi, selesai mandi aku tidak mau tau makanan itu harus sudah ada"taeyung berbalik
tanpa menunggu jawaban dari jungkook taehyung langsung berjalan menaiki tangga dan masuk kamar.
"huh"
jungkookpun buru2 mencari dapur,
'dasar gila'.gumamnya,
perlahan dia mulai membuka kulkas dan mencari bahan apa saja yang ada.di dalamnya.
ternyta isi kulkasnya mewakili status bujangnya, cuma terdapat 2 butir telor,2 buah sosis, daging sapi dan brokoli. sangatt cukup untuk jika buat sekali makan.
situasi dalam kamar mandi, di bawah air shower yang mengalir, taehyung berusaha meredamkan suhu panas tubuhnya,
Iya, bukanya ia gak tau apa yang di fikirkan jungkook, diapun memikirkan Hal yang Sama. untung dia masih punya akal sehat untuk menahan, Dia masih teringat Akan kejadian malam itu.
entah ketika bibir mungil jungkook terbuka, seakan Akan menggodanya untuk memakannya,
jungkookpun segera menyiapkan hidangan di meja, merapihkanya sebaik mungkin,
"akh.. sudah, hemmm satu lagi belum"
"apa sudah selesai " suara taehyung menggelegar
"Iya, sudah siap pak, tinggal air minum saja yang belum"
taehyung menuruni tangga dan menghampiri meja makan,
diapun menarik kursi untuk duduk.
jungkook datang dengan segelas air putih di tanganya, dan di berikan ke meja taehyung.
"silahkan mencoba, tuan muda kim"
"ngapain kamu berdiri, duduk !"
"oh iya"
jungkookpun menarik kursinya untuk duduk.
"kamu masak apa" taehyung memperhatikan semua masakan itu yang terlihat lezat.
"ini cah daging sapi brokoli Lada hitam,sedikit pedas, karena aku tidak tahu kau suka pedas atau tidak?"
"dan ini telur gulung isi sosis"
"aku tidak bisa makan pedas, kalau sedikit tak apa2,apa ini enak?".tanya taehyung ragu
"pasti enak". yakin jungkook,
jungkookpun mengambilkannya untuk taehyung,
"Cobalah, aku memasak dengan resep ibuku,dan tidak pernh gagal".bangga jungkook, sambil menyendokan lauk untuk dirinya.
taehyung mulai memakannya,
jungkook memperhatikan expressi muka taehyung, khawatir kalau makananya ternyta ngak enak.
"bagaimna rasanya?".tanya jungkook was was
"hemm,enak".jawab taehyung dengan muka datarnya
dan tak di duga sebnarnya sangat enak,
"owh sukurlah" senyum cerah terbit di bibir jungkook. ternyta masaknnya enak.
taehyung malah fokus dengan senyum jungkook, yang terlihat sangat manis,
#
saat jungkook tiba di Kantor, suasana di Kantor riuh dengan para karyawan sibuk bergosip, entah menggosipkan apa, yang awalnya jungkook tak perduli, lama2 dia jadi penasaran juga.
jadi jungkook berinisiatif berbasa basi bertanya kepada ibu maria.
"pagi bu maria,apa ibu ingin kopi"
"pagi Nona jeon, tidak terima kasih "
"maaf bu maria, aku mau nnya, mereka lagi ngomongin apa sih?".
"oh itu, ada salah satu karyawan yang di ketahui menggelapkan uang perusahaan, yang buat rame orang tuanya mebeberkan hidup anknya yang bebas, dan dia Hamil, ngak tau siapa bapaknya, yang lebih parah katnya dia di usir oleh keluarganya".
hemm seorang gadis di Kota ini yang mempunyai pergaulan bebas sebelun menikah itu adalah aib Besar bagi keluarga, sudah kamu sekarang lanjutkan kerjamu Nona jeon"
"Iya bu". jungkook hanya mengangguk dan pergi ke tempat kerjanya dan melnjutkan Kerjanya.
15 menit berlalu jungkook dan membawa berkaa untuk di serahkan ke taehyung.
tok tok tok
"masuk"
ceklekk
"ada apa".ucapnya tanpa.mengalihkan pandangan dari documents dokument yang ada di meja.
"pak kim"
taehyung langsung mendongak, tau siapa yang datang, karena hanya junggkook yang memanggil dia dengan sebutan "pak kim".
"kenapa?", tanya taehyung sambil menarik cangkir air nya untuk di minum.
jungkook menarik nafasnya dalam2, dan berusaha menatap taehyung.
"saya mau bapak nikahin saya!", ucapan jungkook dengan lantang,
byurrr...
ukhukk ukhukk...
perkataan jungkook sontak mebuat taehyung tersedak karena terkejut.
jungkook berusaha menyibukan diri untuk mengalihkan fikiran dan perasaan perasaan yang menggangunya sejak tadi, tapi perkataan ibu maria ternyta mampu membuat Hati jungkook gelisah selama bekerja,
alhasil dia berada di ruangan taehyung untuk meminta pertanggung jawaban.
taehyung membuang nafasnya kasar.
"pokoknya bapak harus menikahi saya!"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Jeon
Romancebesok pakai baju ini ini terllu sexy pak jangan membantah ,pakai saja ! Taekook GS revisi
