Aku rasa,
Sepi mengudara saat beranjak dari duduk,
Ia menghendaki.
Mulai berjalan walau perlahan
Tidak peduli di balik pemberhentian.
Fokus kembali walau langkah tertatih,
Ambis sekali rasanya menuju yang dikehendaki.
Perlahan berlari-berlalu memaksa kaki menapak di atas tanah.
Ambisi masih hadir
Jadi jangan berharap untuk berhenti;
Ini dinamika hidup bukan secuil rasa pertahanan ingin hidup.
KAMU SEDANG MEMBACA
EUNOERTA
General FictionKoneksi Raga dan Rasa. Isi monolog yang terlintas dalam otak di kepala kemudian tercipta aksara yang menjutaikan kalimat Eunoiamerta.
