Bunga Fana

11 1 0
                                        

Bagaimana mungkin?
Satu alasan yang membuatku baik ketika memandang punggung mu dengan wanita lain
di suatu cafe sore itu.

Sudah dua tahun kita.
Dan hal ini terlihat bodoh.
Si bunga abadi yang kau tatap dengan binar kini hilang.
Aku, mengaku kalah pada bunga fana yang menurut mu
tempat pulang yang baru.

Selesai.
Aku ada tapi tidak menerima lagi.
Bagiku, tetap kamu yang mengacaukan hari-hari ku setelahnya,
bukan bunga fana yang membuat sakit hatiku.

Menggerutukan diri karena terbawa dengan hatimu yang pergi.
Banyak berseteru
dengan kepala setelah usai.

Berharap hidup yang tersisa bisa sentosa tanpa kamu.

EUNOERTATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang