Aku diam, bungkam
bukan tidak punya aksara yang ingin dilontarkan.
Saat itu, ia hadir meruntuhkan ego
Membuat percaya diri,
Perhatian sekali.
Kemudian aku bersuara,
melontar keresahan yang ada dalam diri, seluruhnya.
Diri lega.
Sebelum akhirnya ia memberi tahu
bahwa dia, Si amarah yang katanya datang membantu agar hati tak terus terluka.
Sayang sekali banyak menyalahkan amarah ketika bersuara,
padahal ia paling perhatian
ketika tuannya diperlakukan
tidak layak.
Lalu setelahnya, si amarah memberi tahu bahwa dalam dirinya terdapat banyak sekali kesedihan.
KAMU SEDANG MEMBACA
EUNOERTA
General FictionKoneksi Raga dan Rasa. Isi monolog yang terlintas dalam otak di kepala kemudian tercipta aksara yang menjutaikan kalimat Eunoiamerta.
