Kau tidak tahu saja bahwa aku dalam ketenangan pun tengah berisik dalam hati dan pikiran.
Tentang kau dan pinta-pinta yang ku panjatkan.
Seperti ini misalnya,
Bagaimana jika kau pergi?
Tetapi aku menolak akan pikiran itu.
Biarpun bermisal akan tetap ku tolak,
Takut padahal itu dalam pikiran sendiri.
Bahkan mengulang pikiran itupun hatiku menolak dengan keras.
KAMU SEDANG MEMBACA
EUNOERTA
Ficção GeralKoneksi Raga dan Rasa. Isi monolog yang terlintas dalam otak di kepala kemudian tercipta aksara yang menjutaikan kalimat Eunoiamerta.
