"lo tuh susah banget di bilangin deh " jungkook terlihat kesal setelah mereka berdua pulang dari dokter kandungan. apa lagi saat tau berat namjoon turun dengan cukup drastis padahal jungkook cuma meninggalkannya selama dua minggu karena ada kerjaan di luar kota .
"obat yang di kasih dokter cuma di makan beberapa butir terus susu hamil juga enggak di minum sama sekali" namjoon ingin menenggelamkan dirinya di atas kursi, kepalanya terasa ingin pecah karena jungkook dari tadi terus marah - marah padanya. ingin menyela juga emang pada kenyataannya namjoon memang jarang meminumnya . cuman saat namjoon ingat saja baru di minum .
dan benar saja setelah jungkook pulang ke rumah hal pertama yang di lakukannya adalah membawanya pergi ke dokter kandungan saat jungkook merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya. namjoon tentu menolak tapi jungkook tetap teguh pada pendiriannya .
"om berisik macam nenek - nenek "
"iiishh... "
jungkook menarik nafas terlebih dahulu sebelum berbalik menuju arah namjoon dengan mangkuk penuh bubur. "udah gue bilang, kalau gue enggak peduli kalau lo mati. "
"tapi om kelihatan perhatian banget "
"jangan besar kepala, bocah ..." jungkook menyentil kening namjoon dua kali hingga namjoon berteriak tidak suka. "gue lakuin ini agar bayi lo baik - baik aja "
"sudah lah .. " namjoon memalingkan wajahnya, tak lama ia pergi dari sana meninggalkan jungkook dengan mangkuk berisi bubur di tangannya .
rasanya kepala jungkook akan pecah, mengurus namjoon benar - benar menguras kesabarannya. "ayo kembali kesini" teriak jungkook dari arah dapur.
"enggak mau om jahat.."
_______
"ayo buka mulutnya " jungkook tak menyerah dan langsung mengejar namjoon yang kini duduk di balkon, entah apa yang ia pikirkan saat ini.
namun, jungkook sadar hamil diusia semuda ini pasti berat baginya apa lagi saat tak ada seorang pun untuk mendukungnya. dokter juga menyarankan jungkook untuk lebih memperhatikan namjoon .
terkadang jungkook juga sudsh berusaha menekan amarahnya agar tidak terlalu sering marah - marah, tapi mau bagaimana lagi sumber emosinya adalah namjoon sendiri.
"gue enggak lapar.. "
"iya tau, gue sekarang lagi mau suapin bayi di perut lo . jadi ga usah debat dan buka mulutnya sekarang juga "
"namjoon buruan, kasian anak gue pasti lapar "
"anak lo ? kapan kita buat anak ! " namjoon terlihat menurut walau terkadang masih berdebat dengan apa yang jungkook ucapkan padanya. "karena lo ga mengakui bayinya, jadi otomatis dia milik gue sekarang"
"mana bisa begitu "
"bisa ko bisa "
"enggak bisa dong"
perdebatan mereka terus berlanjut sampai mangkuk bubur ya tandas tanpa sisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
unholy [End]
Teen Fictionawalnya namjoon penasaran karena semua teman - temanya sudah pernah melakukan hubungan sex, untuk mengobati rasa penasarannya namjoon mulai mengoda kakak iparnya sendiri. namjoon pikir satu kali sudah cukup untuknya namun ternyata hubungan terlarang...
![unholy [End]](https://img.wattpad.com/cover/334744853-64-k559342.jpg)