Hey heyyy aku balik nihhh
Setelah selesai nongkrong akhirnya kita mulai lah night ride yang sebenarnya. Mungkin karena pegangan ku terlalu erat dikiranya kedinginan. "Yang, kamu kedinginan?" "Engga, aku seneng bangett bisa kaya gini" "ya Tuhan kirain kenapa pantes aja pegangan kamu erat banget" "hehehe maaf sayang kekencengan ya?" "Engga kok klo kamu nyaman lanjutin aja aku gapapa" "oke babe".
Jujur hari ini aku bener bener seneng banget diajakin cowo yang notabe nya sudah resmi menjadi pacar rasanya bebas bangett hehehehe, selama perjalanan aku tersenyum lebar dan Ray melihat ku dari sepion motor. "Kenapa sepion nya dihadepin ke aku? Kmu ga bisa liat jalan lohh" " gapapa sayang aku bosen liat jalan yang gitu gitu aja dibelakang ada bidadari masa dianggurin si" "idih bisaan ya pak gombal nya" "pacar siapa dulu dong" "iyain".
Sekitar 1 jam an kita menaiki motor kesayangannya dan tempat tujuan terakhir kita adalah taman. Aku yang memintanya karena kalo kelamaan dijalan juga akan bosan. Kebetulan ada spot yang cukup sepi dan aku menarik tangan Ray ke tengah taman itu dan duduk ditengah sambil melihat bintang yang menjadi saksi bahagia ku dimalam hari ini. Dan pas banget Ray sedari tadi membawa gitar dan aku ingin sekali digitarin sama dia.
"Sayang, gitar kamu dimana? Aku pengen digitarin" "udah aku bawa Sayangg bentar yaa aku buka dulu" "awkieee" tak berselang lama dia mengeluarkan gitarnya dan bertanya kepadaku "mau nyanyi apa sayang hm?" "Kamu tau lagu bersenyawa ga babe?" "Tau itu kan lagu kesukaan mu, kamu mau nyanyi itu?" "Mau mauu" "yaudah sebentar yaa aku cari chord nya dulu" "okee"
Setelah mendapat kan chord nya dia memulai memetik gitarnya dan aku mulai bernyanyi
"Terjadi satu ikatan
Lebih dari persahabatan
Ku hanya beri isyarat
Agar kau merasa
Apa yang aku rasakan
Di dalam dada
Kita tumbuh dan bersenyawa
Mendekap dan mendekat dalam jiwa
Sampai tua"
Setelah bernyanyi aku menggandeng tangan Ray dan aku bersandar sambil melihat bintang. "Sayang kamu tau ga bedanya kamu sama bintang?" "Apa tuh?" "Kalo bintang itu mewarnai langit malam tapi kalo kamu mewarnai hidup aku" "idih bapak bisa aja deh" "sayang janji sama aku ya? Jangan pernah berubah, apapun yang terjadi kamu harus cerita sama aku karena aku tau kamu anaknya suka mendem aku ga suka nanti kalo kamu kepikiran malah sakit sendiri mendingan dibagi sama aku aja ya?" "Iya sayang khawatir banget sii" "ya jelas lah orang kamu pacar aku masa ga khawatir pacarnya kenapa Napa" "iyaa iyaa bawel banget sayangkuu udh yaa kan aku disini mau seneng seneng bukan mau dimarahin" "hehe sorryy"
Aku kembali melamun dengan kepala yang bersandar dibahu Ray. Aku membuka suara dan menghembuskan nafas berat. "Hmmh babe kenapa ya jadi pengurus rasanya berat banget jujur aku cape ngurus ini itu segala macem" "sebenarnya kalo kamu ngelakuin itu dengan seneng kamu juga bakal enjoy kok lagian udah 2 tahun kan kamu jadi wakil pemuda remaja?" "Iya si tapi yang aku ngerasa cape aja banyak orang yang menghilang gitu aja" "itu namanya proses sayang, kamu juga paham kok nanti intinya kalo kamu capek istirahat ya? Aku bakal bantu kamu kok" "iya deh"
Dan jam sudah semakin larut malam aku dan Ray memutuskan untuk pulang. Diperjalanan aku sudah sedikit mengantuk dan Ray sadar akan hal itu jadi ia menarik tangan ku untuk berpegangan erat supaya aku tidak jatuh. "Yang kamu ngantuk?" "Hmm iya nih ngantuk bangett" "jangan tidur ya masih dijalan ini aku takut kalo kamu tidur nantinya malah kamu jatuh sendiri" "iyaa gaakan kokk asalkan kamu ajak ngobrol aku gaakan tidur"
Dan tak terasa motor kesayangannya sudah sampai dipekarangan rumah ku dan aku membuka helm dan Ray mengikuti ku dari belakang katanya mau minta maaf karena bawa anaknya pulang malem. Aku pun mengetok pintu dan kebetulan mami yang membukakan jadi aku salam dan diikuti dengan Ray.
"Kok baru pulang jam segini?" "Maaf mami bawa anaknya pulang malem tadi sempet mampir makan sebentar" "Oalah yaudah gapapa nak yang penting kalian berdua aman" "yaudah kalo gitu saya permisi dulu ya mi takut dicariin orang rumah" "oh iya hati hati nak" "ren aku pulang dulu ya? Good night princess" "iyaa hati hati ya kalo udh sampe kabarin, good night too ganteng".
Dan tak lama kemudian Ray sudah meninggalkan pekarangan rumah dan aku pergi ke kamar ku untuk memulai rutinitas malam ku. Kebetulan baru dapat informasi kalo sekolah diliburkan selama 3 hari karena ada sesuatu. Jadi itung itung bisa begadang wkwkw. Setelah aku menyelesaikan rutinitas ku aku membuat diary di buku kesayangan ku. Semua yang aku alami aku tumpahkan ke dalam buku itu. Dan tak lama aku menulis ada muncul notifikasi chat dari hp ku dan seperti biasa itu adalah Ray.
Bubb🤍: Sayang, aku udah sampe rumah nih
Sher:Hey babe aku belom tidur kok tapi udh ngantuk berat
Sher:niatnya aku pengen begadang boleh gaa?
Bubb🤍:nonono jangan ya kamu abis sakit loh masa udh mau begadang? Ga ga boleh
Sher: yahh yaudah deh aku tidur yaa
Bubb🤍:Iyaa good night princess mimpi indah yaa
Sher:Good night too sayang.
Read.
Dan setelah itu aku mencari charger handphone ku dan aku bergegas untuk tidur karena sudah malam juga dan mami juga sudah meneriaki ku karena mami tau anaknya belom tidur
Dahhh segini dulu yaa cape guys mwhwhwh i hope u like this chapter see yaa!! 🤍
KAMU SEDANG MEMBACA
Story Of Love
Teen Fictioncerita ini menceritakan tentang seorang gadis yang ber umur 17 tahun dan mulai mengenal apa itu jatuh cinta, setiap hari ia bertemu dengan gebetannya namun tiba² ada satu konflik yang melanda mereka, mau tau kelanjutan ceritanya? yuk langsung baca i...
