Bab 9 : dihukum

135 9 0
                                        

Masih inget sama Kwek Kwek??🦆

🦆

"Baju gue mana ya, perasaan tadi di taro di sini" tanya nya entah pada siapa

Ia mendengar langkah anak-anak yang terburu-buru untuk keluar dari kelas, jam olahraga

"Haduhh, dimana??!?" Lama-lama ia juga akan meng obrak Abrik isi bumi

🕯️

Hendery keluar kelas, ia jalan terbilang cukup santai

Karna ia memang sengaja ingin di tempatkan di baris atau posisi terakhir

Tetapi manik coklatnya tiba-tiba menangkap pergerakan seorang pria yang sepertinya sedang mencari sesuatu di dalam lokernya sendiri

Dia mempunyai ide! Biarkan dirinya sendiri ber imajinasi

🦆

Setelah mengambil baju futsal di dalam lokernya, akhirnya Hendery pergi ke dalam kamar kecil, tujuannya untuk menganti baju

Ia membuka baju olahraga nya dan mulai memakai baju futsal

Dengan tergesa-gesa ia segera keluar dari bilik kamar kecil, tentunya dengan keadaan sudah memakai baju

Ia telah memikirkan skenario yang ada di otak nya

🕯️

Xiaojun hampir menangis karena tidak menemukan baju olahraga nya

Ya, Xiaojun adalah tipe orang yang lemah, terkadang.

Ia menutup lokernya dan langsung pergi dengan perlahan menuju kelas, niatnya ia akan bolos

baru kali ini Xiaojun mau bolos sepanjang hidup nya, ia tipikal orang rajin dan mandiri

Tetapi gara-gara kelalaian nya hari ini, jadilah akibatnya ia harus bolos pelajaran Penjaskes

Langkahnya tiba-tiba terhenti melihat seseorang di depan muka nya dengan telapak tangan yang besar hampir mengenai wajahnya

Kepalanya sontak mundur dan begitu terkejutnya saat melihat senyuman menyebalkan itu

Ia akan segera pergi, secepatnya

Saat akan kabur dari orang tersebut, tangan nya yang menganggur langsung di tahan oleh tangan Hendery

"Jun Mau bolos? Daripada bolos, nih pake" ucapnya seraya memberikan sepasang baju olahraga

Xiaojun sedang di ambang kebingungan, di satu sisi ia sangat muak melihat orang itu, di sisi lain ia sangat butuh baju nya, ia tidak mau bolos dan berakhir nilai nya kosong

Hatinya ingin segera kabur dan diam di kelas, tetapi otak nya berkehendak lain.

Otak nya berkata "pikirkan nilaimu, Xiaojun."

Pada akhirnya, tangan mulus Xiaojun bergerak mengambil baju yang di tawarkan Hendery

"Makasih.." cicitnya, dan langsung pergi meninggalkan Hendery

Hendery yang melihat itu tersenyum, setidaknya Xiaojun menerima bantuannya

🕯️

Hendery baru sampai di lapangan sekolah yang lumayan luas, ia sedang mencari circle nya yang biasanya sedang malas-malasan

Matanya menelisik lebih jauh dan akhirnya menemukan yeonjun yang di bawah pohon bersama beomgyu, Hendery tidak tahu apakah mereka punya hubungan atau tidak, entahlah.

Tetapi dirinya tidak mau merusak moment yeonjun si sad boy

Akhirnya manik coklatnya melihat Lucas yang sedang minum di pinggir lapangan, biasanya minuman dari fans nya

Setelah Hendery tiba di dekat Lucas, tiba-tiba peluit guru berbunyi begitu kencang di penjuru lapangan

Para murid-muridnya berusaha untuk ke tengah lapangan di panas nya matahari yang terik

Dan lagi-lagi circle 99'L ada di belakang barisan

Tadinya yeonjun sedang berusaha pdkt tetapi tidak jadi karna kelas beomgyu akan segera di mulai, dan peluit guru penjaskes sudah berbunyi

Senyum Hendery mengembang tak kala melihat sang pujaan hati di depan barisan sedang melakukan pemanasan dengan sungguh-sungguh

Hendery melakukan pemanasan sembari mencuri pandang kepada Xiaojun. Entahlah, Hendery merasa bahwa Xiaojun sedikit berbeda dari biasanya

Yang di mana baju nya kekecilan dan celana nya yang longgar dan tinggi

Tapi ia tidak mempermasalahkan itu, memang mungkin jika perbandingan badan Hendery dan Xiaojun beda jauh

🦆

PLUITTTTTTTT

Siswa siswi yang sedang pemanasan langsung terhenti mendengar suara kematian dari guru penjaskes

Guru penjaskes menunjuk ke arah belakang, otomatis para siswa/i menengok ke belakang

Hendery and friends bingung melihat itu, secara kan mereka yang ada di belakang

"itu kamu yang pake baju futsal, maju" tunjuknya kepada Hendery

Sontak para geng 99'L dan siswa/i yang lain memperhatikan Hendery

Hendery dengan tampang tidak berdosa nya menunjuk dirinya sendiri seolah mengatakan "gue?"

Yang lain langsung mengangguk, ya siapa lagi yang pake baju futsal selain Hendery?

99'L friends baru menyadari jika Hendery datang mengunakan baju futsal, emang ga peka.g

Hendery merapalkan doa di dalam hati, bertujuan meminta Dewi Fortuna memihak padanya

Ia segera maju ke depan di iringi tatapan memuja bahkan tatapan jengkel dari murid yang lain

Setelah berada di depan gurunya, ia langsung di serbu berbagai pertanyaan

"Kamu tau ini hari apa? Ada jadwal futsal? Ngak kan? Sekarang pelajaran apa, hah? Sekolah udah nyediain baju yang berbeda di setiap pelajaran tapi kamu masih melanggar? Bagus kamu begitu?"

Sang guru berceloteh panjang kali lebar kali tinggi membuat telinga Hendery panas mendengar nya

"Sekarang hari Selasa pak, maaf pak. Bapak bisa hukum saya pak" ucapnya sedikit tidak ikhlas

Guru tersebut menghela nafas dengan kasar "sebagai hukumannya, bapak perintah kau keliling lapangan 10 kali"

Para murid cengo melihat guru nya yang berkata segampang itu, hei! Lapangan ini luas!

Hendery dengan pasrah langsung mengelilingi lapangan

🦆

Xiaojun berada di belakang, dekat dengan 99'L geng, ia tidak bisa mendengar perkataan gurunya

Tetapi yang pasti, Hendery pasti dihukum karena dirinya.

Jika saja ia tidak menerima tawaran Hendery tadi, mungkin Hendery tidak akan di hukum seperti ini

"Semoga Hendery baik-baik saja" ucap nya dengan suara sekecil mungkin

"Maaf, Hendery" batin nya bersuara

🎙️Tbc

Aku belum bikin bab flasback, masih buntu, hahaha.

Thanks guys, book ku masuk 50 besar dengan tagar #henjun

sekecil itu, tapi Sebahagia itu, huhuhu 🫶🫶

And last, ini puasa terakhir bagi umat Islam

Minal Aidin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin.

Selamat liburan gyus !!!🤍

Standar [Henxiao]    ON GOINGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang