"Terimakasih," cicit Xiaojun dengan wajah yang memerah, sungguh! Ini pertama kali di hidupnya
Terimakasih, katanya. 👋 (Pake nada semua aku dirayakan -nadin )🤣 *tiba-tiba kepikiran sorry😭
Xiaojun telah di bantu oleh seorang lelaki, lelaki tersebut ialah Wen Junhui.
Lelaki yang pernah menyatakan cintanya pada Xiaojun, sudah sangat lama. Saat ia kelas 3 SD dan Jun kelas 6 SD
Cukup lama, ya? Mengingat itu Xiaojun rasanya ingin terbang.
Tapi mengingat masa lalu, Xiaojun pun pernah menyukai Jun juga.
Maka dari itu dirinya merona saat ini, sejak Jun lulus ia tidak melihatnya. Dan ini adalah pertemuan pertama mereka, lagi.
Ia melupakan Hendery, sejenak.
.
.
.
Hendery hari ini sungguh sangat boring, makanya ia datang ke supermarket.
Sekedar hanya melihat orang-orang yang berlalu-lalang, mungkin? Atau ada tujuan lain? Entahlah.
Hendery duduk di depan supermarket, tersedia banyak meja di sana. Di temani oleh sekaleng kopi yang ia beli di dalam supermarket tadi.
Saat sedang memperhatikan banyak orang yang berdatangan untuk masuk ataupun keluar di supermarket, mata nya berhasil menangkap sesuatu. Sesuatu? Tidak. Seseorang.
Seorang yang telah ia cari selama ini, akhirnya! Tiket keberuntungan baginya.
Seseorang itu tengah mengantri untuk keluar dari supermarket, dia menggunakan mobil dengan kaca yang terbuka. Guna dapat membayar karcis dengan leluasa.
Hendery segera membawa tubuhnya menuju motor yang ia bawa, tak jauh dari tempatnya duduk. Ia langsung menuju tempat karcis motor dan keluar lebih dulu dibandingkan mobil yang ia tunggu.
Sudah bisa menebak?
Masa tidak bisa, sih?
Yaa! Itu dejun! Kesayangannya!
Setelah melihat mobil yang ia incar keluar dari area supermarket, Hendery mengikuti mobil tersebut. Atau bisa di bilang, mengikuti Xiaojun, juga? xixixi.
Ternyata mobil tersebut menuju ke arah rumah Xiaojun, tahu begitu mengapa Hendery ikuti? Padahal ia bisa saja duluan berada di sana.
Hendery masih memantau situasi di sekitar, ah dia seperti pencuri yang takut aksi nya diketahui warga sekitar.
Lalu setelah melihat Xiaojun masuk ke rumahnya, ia langsung menghampiri pos satpam yang berada di depan rumah Xiaojun (ayah yuta)
Seperti biasa, ia bertemu dengan pak Toni, penjaga rumah calon mertuanya.
"Pak, izin ya!" Sahut Hendery lumayan kencang kepada pak Toni.
Pak Toni yang melihat Hendery hanya mengacungkan 1 ibu jarinya ke atas dengan senyum yang tulus.
Selesai menyimpan motornya di garasi milik keluarga Nakamoto, Hendery perlu menyiapkan mental nya sekarang.
Tapi, mengapa ia harus menyiapkan mental? Toh ia tidak akan meminta restu untuk menikah, kan?
Entahlah, Hendery hanya ingin, mungkin?
Dengan tekad yang lumayan kuat, akhirnya Hendery menginjakkan kakinya di teras rumah Nakamoto. Ia memencet bel 2 kali dan pintu putih besar itu langsung terbuka.
Yang membukakan pintu tidak lain dan tidak bukan adalah baba nya Xiaojun. yaitu, Winwin.
Senyum Winwin merekah melihat Hendery datang ke rumahnya, ia langsung menyambut baik tamu yang tak di undang ini masuk kedalam rumahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Standar [Henxiao] ON GOING
Novela Juvenil"tipe gue sih, standar ya." Henxiao (Hendery x xiaojun) Cerita ini alur nya gajelas, PERHATIAN 🚫BL 🚫 ALIAS BOYS LOVE 🚫GAY🚫 YG GASUKA GAUSAH BACA. 🚫MPREG🚫 ⚠️NON BAKU⚠️ Kadang juga baku, sesuai mood. CERITA INI MURNI PEMIKIRAN SENDIRI & J...
![Standar [Henxiao] ON GOING](https://img.wattpad.com/cover/330712504-64-k473021.jpg)