HALO SEMUANYA! SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA, AAMIIN!
JANGAN LUPA KOMEN AND VOTE!♥️
••••
Seperti biasa sepulang sekolah mereka mampir ke Kylie's cafe yang ada di seberang sekolah.
"Panas banget sih hari ini," Keluh Juan sambil mengkipas-kipaskan kepalanya menggunakan menu yang ada di cafe tersebut.
"Iya tumben banget ya panas gini biasanya juga hujan gak berhenti," lanjut Aksara.
"Eh btw besok ada pelajaran pak bondon gak?" tanya Kana.
"Gak tau ada kayaknya, gue juga gak tau besok belajar apa aja." sambung Raga.
"Besok pelajaran pjok, mtk, biologi, sama kimia," jawab Javier.
"Eh buset ngitung-ngitung semua," sorak Raga beserta Juan.Ya, kan mereka berdua yang paling heboh di antara mereka ber 5, jadi ya maklum.Hehe.
Kaivan, Lingga, serta Kana yang tidak ngomong sedari tadi kecuali Kana yang nanya pelajaran.Akhirnya membuka suara.
"Eh btw gak kerasa sebentar lagi kita bakal lulus," ucap Kaivan.
"Eh iya woi gak kerasa banget,"
"Gue gak tau habis lulus nanti mau kuliah atau kerja,"
"Lo masih mending nilai Lo bagus jadi bisa lulus dan lanjut kuliah, lah gue setiap hari dapat nilai nol Mulu bosen gue lihatnya."
"Mau lo lulus gak lulus tapi tetep kuliah harus butuh duit buat bayar nya, lah gue kudu dapat duit dari mana? Coba Lo pikirin,"
"Iya juga sih, hehe,"
"Boro-boro buat kuliah buat makan aja kita patungan gini, untung kita semua dapat beasiswa jadi gak berat-berat amat,"
"Iya, lagian gue dari kecil juga gak bahagia hidup gue terombang-ambing dari kecil,"
"Kalian masih mendingan lah gue?"
"Gue yatim piatu dari lahir, gue gak tau wajah papa sama Mama gue, gue belum pernah sekali pun bahagia sama mereka, belum pernah tidur bareng, belum pernah main bareng, dan juga belum pernah makan bareng.Waktu umur gue 2 tahun gue udah ngerti yang namanya duit dan gue juga udah ngerti yang namanya kehilangan.Kalau gue tahu hidup gue jalannya gak lurus kayak gini gak mungkin gue pengen lahir di dunia.Gue juga lahir tanpa di adzan, keluarga papa sama Mama gak mau bantuin gue dan gue di rawat sama rekan kerja papa gue tapi gak berlangsung lama, gue niat kabur karena setiap main sama temen-temen mereka selalu di jemput sama Ayah mereka sepulang main dan gue iri dari situ gue nekat kabur," ucap Kana panjang lebar serta sudah membasahkan pipinya yang putih mulus.
"Dan beruntungnya gue ketemu kalian, setelah gu-- gue ketemu kalian entah mengapa hidup gue jadi bahagia.Kalian semua adalah keluarga gue yang udah gue anggap sebagai keluarga sendiri.Semenjak ketemu kalian hidup gue jadi lurus lagi dan gue bahagia, dan gue berharap semoga papa sama Mama gue masuk surga, aamiin."
"Aamiin," ucap mereka semua serempak
Kaivan juga sudah membasahi pipinya dan segera menghapusnya kasar lalu pergi ke bangku Kana untuk memeluk adik tersayangnya.
"Gue juga bangga sama Lo Na.Karena gue paling tua di sini gue juga udah anggap Lo sebagai adik gue.Kalau Lo gak bahagia sama papa dan mama Lo inget Lo masih punya kita semua, kita semua bakal saling menjaga dan jangan ada yang terluka satu orang pun,"
Sekarang bukan hanya Kaivan yang memeluk Kana tapi mereka ber 6 pun memeluk Kana serta Kaivan.
"Fullhouse adalah..." tanya Lingga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Another LUKA [ On Going ]
Teen Fiction[ Follow dulu sebelum baca ] •••• Cerita ini hanya cerita fiksi belaka walaupun hanya beberapa part saja yang saya ambil dari kisah nyata sang penulis. Kisah ini visualnya di ambil dari 7 nct dream, gak tau...
![Another LUKA [ On Going ]](https://img.wattpad.com/cover/339014814-64-k862167.jpg)