9

123 13 0
                                        

210 Hari lagi.

Naruto masih berusaha untuk mencari akar dari kematiannya.

Naruto kebingungan setengah Mati, ia tak tau harus kemana lagi.

Tapi dia teringat sesuatu, Kediaman Haruno.

Dia ingat , Waktu itu saat Di kediaman Naruto, Gadis Haruno bernama Sakura itu menyebutkan kalau Dirinya adalah Sahabat Gadis itu.

Jadilah ia datang ke kediaman Haruno

Di sana terlihat sepi seperti kuburan, tak ada tanda-tanda kehidupan di kediaman Haruno

Sunyi.

Perlahan Naruto menembus tembok Rumah Haruno dan saat di dalam ia melihat

Nyonya dan Tuan Haruno sedang berbincang

"Anata.. Bagaimana kalau kita ketahuan soal Kematian Naruto? " Tanya Nyonya Haruno pada suaminya

"Kita tidak akan ketahuan Koi, Kita itu kaya jadi kita bisa menyogok siapapun, termasuk orang yang melihat kita membunuh Naruto" Ujar Tuan Haruno pada Istrinya.

Naruto kaget, Membunuh dirinya? Apa maksudnya ini?

Kemarin ada seorang wanita menghampiri Makamnya dan bilang kalau ia berhasil Membunuh Naruto.

Dan sekarang? Keluarga Haruno juga seperti itu?

Apa maksud dari semua ini?

Ini seperti permainan

Permainan yang sulit dan rumit.

"Ibu.. Ayah.. Apa maksud kalian? " Tanya Sakura di ambang Tangga rumah Haruno

Tuan dan Nyonya Haruno kaget melihat kedatangan anaknya , mereka berpikir kalau anaknya pasti mendengar perbincangan mereka tadi.

Nyonya dan Tuan Haruno panik setengah mati, mereka takut kalau putri semata wayang mereka membenci mereka karena membunuh Sahabat satu-satunya putri mereka

"Sakura sayang.. Ini tak seperti yang kau bayangkan nak.. "

Zrash

Tiba-tiba pandangan Naruto menjadi putih, ia tak tau ada di mana ia.

Semuanya serba putih.

Naruto terus berjalan sampai ia menginjak sesuatu.

Ia menunduk dan melihat kalau yang ia injak adalah Tubuhnya yang berlumuran darah.

Dan di seberang tubuhnya ada Ibu mertuanya, Mikoto Uchiha.

Naruto bingung kenapa ada Ibu mertuanya? Dan.. Kenapa ia bisa tau kalau Mikoto adalah ibu mertuanya?

Dan di seberang Mikoto ada sekumpulan orang Berjubah hitam menyeringai melihat Kematian Dua Orang Uchiha itu.

Naruto mengkerutkan keningnya

Puk

Ada orang yang menyentuh pun dah Naruto, Naruto langsung menengok ke belakang .

Dia melihat di belakang ada Mikoto Mikoto tersenyum lembut pada Naruto.

"NaruChan.. Ibu akan Menunggumu, dan.. Mampirlah ke kelompok Serigala yang terkenal itu dan kamu akan mendapatkan semua jawaban yang ada di benakku selama ini" Ujar Mikoto lalu menghilang perlahan menjadi debu dan terbang bersama angin.

Naruto mematung.

Kelompok Serigala? Ia pernah dengar tapi dimana? Ia tidak ingat.

Naruto kembali melihat dunia tapi sayangnya dunia tidak bisa melihatnya, Naruto langsung mengingat kata-kata Ibu mertuanya, Mikoto.

Naruto pun langsung menghilang.

Dan berakhir di markas kelompok Serigala itu

"Apakah ini.. " Gumam Naruto.

"Jadi? Kita sudah membunuh Naruto sekarang kita ngapain?"

Naruto menengok ke arah suara, "dia membunuhku?"

"Hmm.. Bagaimana kalau Menma dan Sarada? Agar Sasuke tau betapa sakitnya di tinggal orang tersayang"

Naruto terbelalak, "Sarada.. Menma.. "

Flashback

Kejar-kejaran besar-besaran terjadi di kota.

Seorang penjahat, merampok sebuah bank dan membunuh seluruh warga yang ada di Bank itu.

Kiba dan Hinata.

Kiba yang bekerja di bank itu meninggal gara-gara perampokan itu.

Hinata meninggal di bank itu saat Hinata kesana karena ingin mengambil Uang.

Perampok itu bermarga Uchiha.

Uchiha itu bejat, bejat dari sagala sisi.

Kesempurnaan mereka berguna untuk menutupi kebejatan mereka.

Keadilan di kota ini tidak ada, kota ini sungguh bodoh.

Flashback End

"Dasar para uchiha sialan" Gumam naruto dengan tangan yang di kepalkannya, naruto tidak tahu kalau dia pernah menikahi seorang laki-laki yang bermarga uchiha.

"Mengapa teka-teki ini sungguh sulit? Apa maksudnya ini semua, apakah tuhan sengaja membuatku kebingungan?" Naruto berpikir sangat keras dalam diamnya, kematiannya dan kematian yang lainnya sungguh aneh



Satu minggu telah berlalu dan kini sisa hari naruto adalah 203 hari lagi, waktu terasa begitu cepat dan naruto belum membuat progres, naruto bingung dan dia tidak bisa bertanya pada siapapun karena dia adalah hantu  yang penasaran akan kematiannya sendiri

"Kini di kabarkan keluarga terkenal yaitu keluarga Haruno di kabarkan meninggal dengan bersamaan di rumah mereka, alasan kematian belum di ketahui dan polisi masih menyelidiki kasus ini, berikut adalah.."

Isi berita itu sangat membuat naruto kaget, haruno? Haruno yang waktu itu rumahnya naruto kunjungi, tapi mengapa mereka meninggal secara bersamaan di rumah mereka sendiri? Apa alasannya

Naruto kebingungan, dia sangat bingung. Sebenarnya apa yang terjadi? Dosa apa yang dia dan yang lain lakukan sampai tuhan marah dan menghukum seberat ini?

"Aku bisa membantumu naruto" Ucap seorang wanita bertubuh langsing dan kulit berwarna putih pucat dengan senyum yang sedikit menyeramkan?

"Kamu.. Bisa melihatku?" Ucap naruto yang membuat wanita itu tersenyum

To be continue

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 01, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

365 Days. Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang