Chapter 11

1K 91 1
                                    

Berkat kejadian itu, orang tua Winter dipanggil ke sekolah oleh guru BK dan sudah ada kisaran setengah jam Winter bersama orang tuanya di ruang BK bersama dengan sang guru BK beserta para guru yang menjadi saksi kejadian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Berkat kejadian itu, orang tua Winter dipanggil ke sekolah oleh guru BK dan sudah ada kisaran setengah jam Winter bersama orang tuanya di ruang BK bersama dengan sang guru BK beserta para guru yang menjadi saksi kejadian.

Sedangkan pak kepsek dan Jeno sendiri telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan.

"Begitulah kejadiannya, pak. Perbuatan anak bapak ini sudah tidak bisa lagi dibenarkan. Pasalnya, bukan cuma Jeno saja yang menjadi korbannya, pak kepala sekolah Lee juga ikut menjadi korban tindakkan kekerasan anak bapak. Lantas begitu, apa bapak bersedia bertanggung jawab atas tindakkan anak bapak itu?"

Taeyeon yang ada di sebelah Winter, cuma bisa mengusap pundak Winter biar Winter bisa tenang. Sedangkan Tiffany selaku kepala keluarga, menoleh sebentar menatap istri sama anaknya abis itu dia pun kembali menatap sang guru BK.

"Saya akan tanggung jawab atas perbuatan anak saya. Silahkan kalian skors dia untuk tidak bersekolah disini sampai waktunya ditentukan oleh pihak sekolah" Final Tiffany.

 Silahkan kalian skors dia untuk tidak bersekolah disini sampai waktunya ditentukan oleh pihak sekolah" Final Tiffany

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Baiklah kalau begitu, pak. Kami akan memberikan sanksi skors kepada Winter untuk tidak bersekolah disini sampai-"

"Tidak!" Potong Tiffany.

"Maksud saya, justru lebih baik anak saya tidak lagi bersekolah disini untuk selamanya"

Sontak saja ucapan Tiffany barusan langsung mengundang atensi semua orang yang ada di ruang BK.

"Apa maksud bapak?"

"Maksud saya? Maksud saya adalah, kalian ini sudah salah menyalahkan anak saya. Anak saya sudah menjadi pahlawan kesiangan yang menumpas kejahatan di sekolah ini. Lantas begitu, apa dia pantas disalahkan sampai sampai saya dan istri saya harus mau dipanggil kesini?"

"Lee Jaeho, sang kepala sekolah SMA Tridharma Jakarta yang belum lama ini dilantik langsung oleh pihak sekolah. Pada tanggal 27 Maret silam, beliau telah diduga melakukan tindakkan korupsi uang pembangunan sekolah sebesar 50 juta rupiah, uang hadiah kompetisi cerdas cermat sebesar 10 juta rupiah, sampai dengan uang karya wisata sekolah sebesar 90 juta rupiah. Oh, jangan lupakan juga sebagian besar dana pembangunan sekolah yang saya suntikkan untuk sekolah ini dilahap habis olehnya"

Missing YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang