Yang tampak belum tentu itu sebenarnya yang terjadi. Ada seseorang yang pandai memanipulasi dirinya.
Pancaran senyuman yang ia tampakkan adalah cara dia menyembunyikan luka di batinnya. Dia amat pandai menunjukkan bahagia yang merekah, tetapi sebenarnya di dalam hati itu, ada gumpalan kekecewaan dan kesedihan.
Seseorang itu lihai sekali berakting bahagia. Padahal dalam hatinya hancur. Namun, kepada siapa dia harus mengadu dan bercerita selain pada Tuhan? Bahkan, seseorang yang dia anggap tempat pulangpun menjauhi dirinya.
Betapa sakitnya dia? Namun inilah yang dia tampakkan, senyum dibalik hati yang penuh kesakitan.
_Azizahdelviana
KAMU SEDANG MEMBACA
Telah Usai
Poetry(Selesai) Saat bibir tak mampu menjelaskan untung saja akal ini bisa merangkai kata-kata yang berhasil di tuangkan dalam tulisan. Berakhirlah sebuah kata yang bermakna bahkan mungkin disukai banyak orang. Mohon tinggalkan komentar yang membangun aut...
