"Mommy huaaaa Ochi kangen kangen banget pokoknyaaaaa" Teriak Rose melihat orang tuanya datang
"Ututu anak Mommy, sini sayang" Yoona memeluk anaknya kec Lisa
"Ekhhmm ada Daddy lohhh" Siwon
"Ah kita mah udah biasa di tinggal Daddy" Jennie
"Oh gitu, jadi nggak pernah kangen sama Daddy gitu iya gitu" Rajuk Siwon
"Ya nggak gitu juga sih Dad, tapi kan kita lebih kangen Mommy" Jisoo
"Dahlah, pokoknya kita kemusuhan ya nggak ada uang bulanan buat kalian, Daddy mau sama bayi nya Daddy aja, mana dia" Siwon
"Dih itu cuma khusus Rose aja kali Dad, orang kita udah cari uang sendiri" Jennie
"Ah iya Daddy mah nggak boleh gitu, nanti Ochi jajan apa" Rose
"Nggak peduli nggak peduli, anak Daddy satu lagi mana kok nggak kelihatan" Siwon
"Tepar Dad, tuh di kamar lagi bobo siang" Jennie
"Loh tumben biasanya kalo nggak ada Mommy mana mau tuh anak tidur siang" Yoona
"Ada sedikit kecelakaan Mom hihi" Jisoo cengengesan
"Astagaaa kecelakaan gimana" Yoona
"Huaaaa anak kesayang Daddy baru di tinggal sebentar udah sakit, bayik nya Daddy, Daddy datang nakkkkk" Teriak Siwon sambil berlari menuju kamar Lisa
"Biasa Mom nggak bisa diem" Jennie
"Emank anak itu, Mommy telpon nggak pernah di angkat kalo di chat jawabnya iya udah okey lama pula balesnya, Mommy pulang udah niat banget marahin tuh anak" Yoona
"Lagian Mommy nggak bilang sama dia tau sendiri kalo udah ngambek anaknya gimana" Ucap Jisoo membuat Yoona geleng-geleng kepala
"Yuk Mom kekamar adek" Rose
------------------------------------------------------
"Sttt sttt diemmm" Perintah Siwon, ia tengah tidur di samping Lisa sambil mengelus kepala anaknya sesekali mencium pipinya
"Kaki lagi ya?" Tanya Yoona saat melihat kaki Lisa yang bengkak
"Iya Mom" Jennie
"Bagiannya sama kayak kemarin?" Tanya Yoona lagi sambil memeriksa kaki Lisa
"Iya sama banget waktu Lisa jatuh dari tangga sama sepeda" Jennie
"Gpp kan tapi atau ada masalah?" Yoona
"Untuk saat ini sih masih aman-aman aja, udah Nini kasih salep juga, nanti kalo satu minggu nggak ada perubahan baru Nini bawa ke rumah sakit" Jennie
"Eughh" Lisa sedikit terusik namun ia tetap melanjutkan tidurnya
"Udak di bilang diem, masih aja! tanya ntar aja bisa nggak sih" Kesal Siwon
"Apa mau marah, sekarang aku tanya yang kamu peluk anak siapa hah?" Yoona
"Anak aku lah" Siwon
"Dih yang ngurusnya siapa, dari sebesar biji ketumbar sampe bongsor gini aku ya yang ngurusin" Yoona
"Aku juga" Siwon
"Orang aku yang hamil" Yoona
"Aku yang kerja keras" Siwon
"Aku yang ngurusin" Yoona
"Tapi aku yang buat sayangg" Siwon
"Heh buatnya berdua ya enak aja" Protes Yoona
"Tapi aku yang transfer cebongnya wleee" Siwon
"Tapi aku yang paling disayangnya wleee" Yoona
"Tapi kamu lagi marahan sama dia wlee" Siwon
KAMU SEDANG MEMBACA
Lalisa [END]
KurzgeschichtenTak pandai merangkai kata-kata Ceritanya juga gajelas Yang mau baca silahkan kalau nggak juga gpp Mohon untuk dihargai kalau nggak suka bisa langsung di skip *Cuma cerita random, cerita ini fokus ke Lisa* Maaf jika ada kesamaan tokoh🙏
![Lalisa [END]](https://img.wattpad.com/cover/320381165-64-k488301.jpg)