Callisty
🌷 The Magic of Elemental Life 🌷
Chapter 4-
-
-Gelapnya malam telah menyelimuti kerajaan di saat semua anggota kerajaan telah terhanyut dalam kegiatan mereka di dalam kamar masing-masing justru crystal harus pergi ke kamar ayahnya karena atas perintah Sang Raja itu sendiri.
"Ada apa ayah memanggilku?" tanya Crystal Saat memasuki kamar sang raja.
Sang Raja yang sedang menatap sebuah kotak kaca yang berisikan permata itu langsung berbalik badan.
"Aku ingin kau menyentuh kotak ini lagi seperti yang kau lakukan dulu"
Tentu Crystal sangat ingat dengan kotak kaca itu yang menyimpan berbagai batu permata yang sangat berkilau dan tentunya itu sangat berharga sekali bagi ayahnya, akan tetapi tidak boleh sembarang orang yang boleh melihat permata itu kecuali Sang Raja dan dirinya.
Tidak tahu mengapa ayahnya sangat menyimpan rapat permata itu, tapi yang jelas ketika kali pertama ia menyentuh kotak kaca yang berisikan permata itu permata itu langsung bersinar terang.
Tanpa berkata apapun gadis itu hanya menuruti perintah ayahnya ia berjalan mendekati ke permata itu lalu menyentuhnya. Namun kali ini terasa aneh permata itu sama sekali tidak bereaksi apapun bahkan tidak mengeluarkan sinar kilaunya.
Sangat kelihatan raut muka Sang Raja tidak senang melihat itu, ia merasa ada yang sesuatu yang salah. Mengapa mereka tidak bersinar terang seperti yang terjadi 10 tahun yang lalu.
"Sentuhlah dengan benar Putri Crystal" tutur Sang Raja meninggikan suaranya.
"Aku sudah menyentuhnya dengan benar, dan kau kelihatan tidak senang saat melihatnya ini" jawab Putri dengan ketus.
"Seharusnya benda ini mengeluarkan sinarnya tapi mengapa kali ini tidak sama sekali"
"Mungkin ini sudah malam, dan tentu tidak mungkin permata ini mengeluarkan sinar di malam hari apalagi mereka tidak diterangi oleh cahaya matahari berbeda di saat aku pertama kali menyentuhnya saat siang hari" ujar Crystal
Ucapannya sama sekali tidak berpengaruh ke Sang Raja, ia semakin kesal dan tahu betul permata itu akan bersinar terang kala ketika Putri Crystal mendekat kemudian mereka akan menunjukkan tanda-tandanya, dan itu sering terjadi.
Bahkan di masa momen langkah ketika permata itu juga menunjukkan reaksinya pada kelahiran Crystal dan di situlah bersamaan para permata itu mengeluarkan cahayanya.
Dari sejak saat itulah Crystal diperlakukan baik oleh ayahnya dan diberi fasilitas senyaman mungkin, namun untuk menunjukkan kasih sayangnya sang raja sangatlah gengsi dan memilih bersikap dingin kepada Crystal karena ia bukanlah orang yang lemah lembut tapi terkenal dengan orang yang angkuh kejam dan sangat kasar.
Namun satu hal yang pasti yang pernah terjadi, dan itu tidak diketahui orang lain yang membuat ia harus terpaksa mengasingkan Crystal ke tempat lain karena ketakutannya itu. Namun, berimbas pada kerajaannya yakni terkena kutukan salju yang melanda ke seluruh negeri.
Kembali ke Permata itu sang raja merasa ada yang tidak beres dengan permata itu ia pun menyuruh Crystal untuk segera keluar dari kamarnya.
Gadis Itu tampak bingung dengan sikap sang ayah dan hatinya terdapat sisa rasa penasaran tentang permata yang selalu disembunyikan oleh ayahnya.
Kira-kira permata apakah yang ayahnya dapatkan? Apakah permata itu memiliki sihir? Pikirnya dalam hati.
Raja Edward sangat kesal dengan permata itu, ia membawanya kembali ke ruang rahasia lalu ia memeriksanya satu persatu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Callisty : The Magic Of Elemental Life
FantasyPERHATIAN!! Cerita ini berasal dari inspirasi Novel Kingdom by @Reeknow alias prequel Kingdom. Aku udah hubungi penulisnya dan minta Izin juga, No plagiat karena alur ceritanya berbeda jauh dari novel Kingdom, Terima kasih!! 🙏 - - - 2 Makhluk Tuha...