semua orang berlomba-lomba untuk melupakan masalalu tapi tidak denganku
Bagaimana jadinya jika kamu melupakan masalalumu, melupakan seseorang yang pernah hadir dalam hidupmu bahkan melupakan kenangan yang terjadi bersamanya
Angel merasa ada sesuatu...
"Rasanya baru kemarin angel jadi maba sekarang dia udah nikah aja" kata azzura setelah mereka melepaskan pelukannya
"Lu ngeledek?" Tanya angel
"Sama sekali tidak" jawab azzura
"Njel, njel" panggil nabila
"Heum"
"Nanti malam pertamanya jangan lupa cerita ya" ceplos nabila sembari menaik turunkan alisnya
"Malam pertama apanya" kesal angel
Ckrek
Tiba-tiba seseorang memfoto mereka "gua fikir ini bagus" kata rahmat, ya seseorang yang memfoto mereka adalah rahmat
"Nah ada fotografer kita semua, ayo kita fose" nabila menyuruh teman-temannya untuk mengatur posisi "foto yang bagus ya" rahmat mengacungkan jempolnya mengiyakan apa yang nabila katakan
Ckrek
Ckrek
"Nah, good, kalau gitu gua ke tempat dzikry dulu ya, bye" kata rahmat sembari pergi meninggalkan mereka
"Thanks mat" angel sedikit berteriak, dengan rahmat yang hanya menangguk dan mengacungkan tangannya membentuk tanda ok (👌)
***
"Kamu sudah siap sayang?" Angel hanya menanggukkan kepalanya dengan langsung melingkarkan tangannya
"Kamu gugup?" Tuan erlangga lagi-lagi bertanya
"Sedikit" jawab angel jujur
Mereka menghentikan pembicaraan saat pintu menuju altar terbuka, tuan erlangga menuntun putrinya berjalan menuju altar, sorakan dan tepukkan tangan terdengar sangat meriah, banyak wartawan yang datang hanya untuk memfoto kedua anak dari kedua pengusaha yang terkenal, yah jika tidak ada yang tahu kisah cinta mereka mungkin semua orang akan mengira kalau mereka menikah karena dijodohkan.
Angel telah sampai didepan altar atau lebih tepatnya didepan calon suaminya dzikry, tuan erlangga memberikan tangan putrinya yang melingkar ditangannya kepada dzikry
Dzikry mengambil tangan angel dan mengiringnya kedepan pendeta, pendeta memulai pemberkatannya
"Apakah kalian berdua bersumpah untuk membagi kesedihan dan kebahagiaan kalian berdua? Apakah kalian bersumpah untuk saling jujur, saling mencintai dan saling memberi dukungan satu sama lain? Kalian akan perduli dan menghormati satu sama lain?" Ucap pendeta itu lantang
"Saya bersumpah dan saya berjanji" ucap dzikry tak kalah lantangnya
"Bagai mana dengan anda?" Tanya sang pendeta kepada angel
"Saya bersumpah dan saya berjanji"
"Sekarang mohon keluaran cincin anda tuan dzikry zidan altezza" mendengar itu dzikry mengeluarkan cincinnya, mengambil tangan kiri angel
"Hari ini aku memberikanmu hidupku, tidak hanya sebagai suami, tetapi sebagai temanmu, kekasihmu, dan pendukung terbesarmu. biarkan aku menjadi bahu tempatmu bersandar dan pendampingan hidupmu. dengan cincin ini aku berjanji kamu tidak akan menghadapi dunia sendirian, dengan ini aku menikahimu" janji dzikry sembari memasangkan cincin itu ke jari manis tangan kiri angel
"Sekarang giliran anda sodari angel prima erlangga" titah sang pendeta, angel-pun melakukan hal yang sama, mengambil tangan kiri dzikry, memasangkan cincin itu di jari manisnya sembari mengucapkan sumpahnya
"Aku berjanji akan menjadi istrimu yang jujur, setia dan penuh kasih sayang selama sisa hidupku, aku berjanji untuk menghormatimu, mencintaimu, dan menghargaimu sebagai suamiku, aku akan menjadi rumah tempat dimana kamu pulang untuk menghilangkan rasa lelah setelah menjalani harimu, dengan ini aku menikahimu"
"Pergilah dengan damai dan hiduplah dengan kasih sayang, dan sekarang aku menyatakan kalian sebagai suami-istri" tutup sang pendeta
*Gambaran
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Suka nggak sama special chapternya?
Setelah ini tidak akan ada chapter yang lainya
Aku tidak akan pernah bosan mengucapkan rasa terimakasihku buat kalian yang udah ngikutin cerita ini sampai akhir