Pagi yang cerah dihari Senin. Pukul 8 pagi, Yamato sudah terlihat keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah kamar mandi dengan membawa baju gantinya. Disaat yang sama, Gaku baru terbangun dari tidurnya. Dia melihat Yamato yang memasuki kamar mandi. Lalu dia melirik Mitsuki yang sedang berada di dapur.
"Ohayou, Izumi senior."
Mitsuki langsung menolehkan kepalanya ke arah sumber suara dan mendapati Gaku sudah terduduk.
"Ah, ohayou, Yaotome-san."
Gaku tersenyum sebelum membereskan futonnya. Dia menghampiri Mitsuki dan melihat masakannya.
"Masak apa?"
"Hanya omurice kesukaan Riku dan Nasi katsu. Tak apa kan?"
"Tak apa. Oh ya, aku akan mandi terlebih dahulu."
"Ah sepertinya ada orang di dalam."
Gaku tersenyum karena dia sudah tau siapa yang ada di dalam kamar mandi.
"Iya, tadi aku melihat Nikaido masuk ke kamar mandi."
"Ossan?!"
Mitsuki segera menatap ke arah jam di dinding. Dia mengerjapkan matanya.
"Jam 8? Ossan itu kemasukan apa jam segini sudah bangun?"
Mitsuki mendengus pelan sebelum melanjutkan masakannya. Gaku hanya terkekeh mendengar itu.
Cklek!
"Ah, Yaotome, ohayou. Jika ingin mandi, silahkan."
Gaku hanya mengangguk pelan dan tersenyum ke arah Yamato sebelum mengambil baju gantinya dan membawanya ke kamar mandi.
Saat Gaku keluar dari kamar mandi dengan baju yang sudah berganti, dia mendapati Yamato sedang memakan sarapannya ditemani dengan kaleng bir.
"Yo, Yaotome."
"Yo, Nikaido. Sudah siap berangkat bersama?"
Gaku mengerlingkan matanya ke arah Yamato sebelum duduk di depan Yamato.
"Cih!"
Yamato hanya berdecih sambil melanjutkan sarapannya. Mitsuki menghampiri mereka dengan menaruh sarapan di depan Gaku.
"Sarapan dulu, Yaotome-san."
"Arigatou, Izumi senior."
Gaku memulai sarapannya. Sedangkan yang lain mulai bangun satu persatu.
"Hngh, ohayou, Minna."
Riku bangun sambil mengucek matanya.
"Riku/Nanase-san!"
Tenn dan Iori spontan menahan tangan Riku. Tanpa sadar tangan mereka saling menimpa di atas pergelangan tangan Riku. Semua itu tak lepas dari pandangan Gaku, Yamato, Mitsuki dan Ryuu. Mereka berempat hanya tersenyum melihat interaksi itu. Gaku dan Yamato bahkan menahan tawa mereka saat melihat rona merah di pipi Iori dan Tenn.
"Oi! Sampai kapan kalian mau berpegangan tangan? Bahkan Nanase sudah menjauhkan tangannya dari kalian."
Riku terkikis pelan melihat Tenn dan Iori yang langsung mengalihkan wajah mereka yang memerah.
"Ha'i! Saatnya mandi."
Mereka tersadar saat Mitsuki berteriak. Gaku dan Yamato bangun dari bangku mereka untuk mulai berangkat ke tempat kerja mereka.
"Yaotome, kita ke sana naik apa?"
Gaku menoleh ke arah Yamato yang sedang membawa tasnya. Dia juga mengambil tasnya dan menghampiri Yamato.
KAMU SEDANG MEMBACA
Leader Love [GakuYama]
Fiksi Penggemarhanya menceritakan bagaimana perjuangan Gaku untuk menaklukan leader IDOLiSH7. akan terselip beberapa pair seperti TennIo, Tamariku, harumina/minaharu, toratouma, ryuusou dan re:Vale tentunya
![Leader Love [GakuYama]](https://img.wattpad.com/cover/346679119-64-k312371.jpg)