D2 (15)

50 0 0
                                        

Lanjut yuk!

Bacanya pelan-pelan biar menjiwai

Sebelum itu vote sebelum baca dan komen in line saat membaca

Happy reading!

Jika menolak bisa saja ia akan kesusahan


"Iya iya, aku bakalan serius," kali ini nada Dafychi memang benar-benar serius.

"Jadi, seperti yang aku bilang tadi aku mau mengembalikan uang Devano sama apartemennya. Otomatis kan aku gak punya uang--"

" Jadi, lo mau minjem duit apa minta duit nih? ada bunganya gak kalo gue minjemin," Ucap Rio memotong kalimat Dafychi.

Tidak menanggapi Rio, Dafychi kembali melanjutkan kalimatnya. "Pengennya sih minjem. Enaknya ya minta. Tapi, gak enak di kalian pasti,"

Angga dan Iqbal mengangguk mengerti.

"Lo minta kerjaan ke kita?" tebak Rio.

Dafychi mengangguk, "Kalo ada," Cicitnya pelan.

"Bisa aja sih. Lo maunya kerja apa?" tanya Angga.

"Kerjaan biar cepet kaya,"

"Ya jadi pewaris kayak kami berdua. Tapi, lo gak mungkin," Jawab Rio.

"Jadi, model atau jadi artis ajalah Fy lo cocok kayaknya gue punya bisnis entertainment," menurut Rio itu bukan saran yang buruk mengingat Dafychi memang cantik, tubuhnya juga bagus.

" Gak kayaknya. Setau aku kalau jadi artis tuh kayak suka di kerumunin orang aku gak terlalu suka sama itu." Dafychi mengetahui itu dari beberapa video yang ditonton teman-temannya. Di tambah biasanya mereka suka membicarakan kebaikan ataupun keburukan pada artis tertentu.

Bagi Dafychi sudah cukup ia sering menjadi bahan perbincangan disekolahnya dulu entah yang baik atau yang buruk.

"Bener juga sih. Jadi, artis tuh kayak harus siap mental, privasi udah jadi konsumsi publik, belum lagi ujaran kebencian sekarang juga udah jamannya sosmed makin mudah orang untuk nulis komentar jahat," Rio mengiyakan pernyataan Dafychi.

"Gini aja karena lo berdua yang sama-sama punya masalah sama Devano jadi, lo berdua rundingin deh. Gue udah selesai makan dan harus cabut. Kalo mau jadi artis di agensi gue, ngomong sama Angga ntar dia yang bakal kasih tau ke gue. Ngga! Bayar ini semua! Rio langsung melenggang pergi.

****

"Tolong, anterin aku ke rumah Devano dulu boleh, gak? " tanya Dafychi

"Sekarang banget nih? Gak pengen besok-besok? Lagian kenapa gak lo ambil aja sedikit? Seratus juta misal?" ujar Angga yang ada dikursi kemudi.

Saat ini mereka berdua sedang menuju jalan pulang tapi, Dafychi meminta untuk ke rumah Devano dulu untuk menyelesaikan urusannya.

" Iya sekarang aja biar gak ada lagi hal yang berhubungan sama dia,"

"Kenapa dibalikin uangnya? Kan dia yang ngasih ke elo bukan lo yang minta,"

" Kan kemarin itu dia ngasih aku karena ada perjanjian gitu. Aku gak boleh bilang kalo aku istrinya Devano, nah kemarin itu kan aku bilang sama Ranty nya langsung lagi. Jadinya, ya aku melanggar kesepakatan yang udah kami buat. Makanya aku mutusin untuk balikin,"

D2 || Series Ke-1 || CompleteTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang