Jangan lupa vote & komen 💚💜
.
.
.
Typo bertebaran 🙏🙏
.
.
.
"Apa kau sekarang merasa bersalah KIM JUNGKOOK?" ucap Taehyung dengan nada yang lebih tinggi.
"Apa kau merasa bersalah karena meninggalkan adik kecilmu yang manja itu pada seorang monster hyung" Ucap Taehyung lagi . Dia sudah berdiri tatapannya begitu tajam penuh kekecewaan pada namja manis di depannya. Jungkook menggeleng lemah matanya sudah berkaca-kaca ingin menangis.
"A-aku , aku tidak pernah ingin meninggalkamu tae sungguh" Cicitnya lirih.
"Lalu mengapa kau pergi ?"
"Aku tak pernah tau eomma dan appa akan berpisah, mereka memang sering berantem tapi aku tak pernah berfikir mereka akan berpisah. Aku bahkan terbagun saat sudah di dalam pesawat. Eomma membawaku saat aku tidur" Jawabnya pelan.
Taehyung sedikit terkejut, dia tak pernah tau tentang ini, yang dia tau kakanya meninggalkannya dan memilih pergi bersama ibunya.
"Kau pasti berbohong kan?" Ucap Taehyung.
"Sungguh tae, aku tak pernah berbohong padamu. Kau tau aku sangat menyayangimu adik manisku yang manja yang selalu bergantung padaku. Bagaimana bisa aku meninggalkamu sendirian yang bahkan kau tak mau makan jika tak aku suapi atau kau tak bisa tidur jika aku tak memelukmu" Jawab jungkook kini air matanya sudah tak terbendung lagi. Dia menangis rasanya sangat sakit seperti boom yang selama ini tertahan akhirnya meledak.
Taehyung mendekat memeluk tubuh gemetar namja manis didepannya itu mencoba menenangkan. Mereka berpelukan rasanya sangat nyaman seperti dulu hanya saja dulu taehyung yang akan menangis dan jungkooklah yang menenangkan.
"Hyung aku sangat merindukanmu sungguh, rasanya sangat sesak dan sakit saat appa bilang kau meninggalkanku karena aku namja lemah dan cengeng. Aku sangat marah dan benci bahkan aku bersumpah akan tumbuh menjadi namja hebat agar bisa membalasmu" Ucap Taehyung
"Kau berjanji tak akan meninggalkanku, kau juga dulu berjaji akan menikahiku saat aku dewasa. Kau tau aku bahkan tak bisa hidup tanpamu hyung" Lanjut Taehyung sendu membuat nanja manis itu semakin terisak dan mengeratkan pelukannya. Sungguh dia merasa sangat bersalah karena telah meninggalkan adik kesayangannya.
Lantunan kata maaf terus terucap dari bibir manis jungkook dia tak berhenti meminta maaf. Mereka kini tengah merebahkan diri diatas kasur kecil satu-satunya di apartemen itu. Tubuh mereka masih saling memeluk sudah tidak ada tangis bahkan Taehyung sudah mandi dan berganti pakaian. Taehyung sangat manja bahkan dia kini tengah mengusakan wajahnya ke dada sexy milik hyungnya. Sebenarnya dia sangat menahan diri untuk tidak menyerang kelinci manis itu.
Tangannya dengan kurang ajar meremas lembut pantat sintal milik kakanya itu. Membuat si pemilik kesal dan mencebikan bibirnya.
"Berhenti meremas pantatku dasar mesum" Ucap jungkook kesal.
"Itu salahmu hyung mengapa kau tumbuh begitu cantik, manis dan menggemaskan padahal dulu kau sangat tampan" Ucap Taehyung dengan senyum kotaknya
"Aku tampan tae kau saja yang salah" Protes jungkook tak terima
Taehyung menegakan badannya wajahnya kini sejajar dengan wajah hyungnya menatap lamat wajah indah di depan matanya. Sungguh belum pernah Taehyung sebegitu terpesonanya sengan seseorang. Dia begitu berterimakasih pada tuhan karena menciptakan manusia seindah Jeon Jungkook ini untuknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Claddagh
Fanfiction"Hyung menikahlah denganku" ucap lembut seorang anak berusia 6 tahun dengan binar terang dimatanya membuat anak yang 3 tahun lebih tua darinya tersenyum gemas mendengar penuturan adiknya yang entah sudah ke berapa kalinya. "Kau harus tumbuh jadi s...
