Ini langsung ke pestanya aja yaa!
Good luck ‼️
Acaranya sudah dimulai cukup lama sejak jam 06:00 sampai sekarang jam 09:00.
"Kak boleh tolong ambilin chips ga?" Ucap Nagi yang sedang bermain game.
"Oh? Boleh chips.. yang ini ya?" Nagi mengangguk, Reo memberikannya pada Nagi.
"Makasih kak." Lanjut Nagi dianggukki oleh Reo.
"daddy.. eunghh~" Rin bingung dengan perilaku Isagi yang tiba-tiba.
"Baby? Why??" Balas Rin.
"Panashh dad sama pusing.." Isagi terus mendusel dada Rin.
"Kamu minum apa hm?"
"Ini.." Isagi mengangkat sebotol bir.
"Shit!, Baby.. itu bir sayang! Aduh.. kenapa diminum?" Rin mengambil bir itu dari Isagi.
"Daddy pusing hiks.." tangis Isagi.
"sstt.. tenang ya? Istirahat saja mau?" Isagi mengangguk lalu Rin menggendong Isagi.
"Gua ke kamar dulu, lu pada kalo mau tidur tanya kamar ke maid." Lanjutnya lalu dia menggendong Isagi ke kamarnya yang berada dilantai dua.
"gua yakin deh pasti Rin mau ngebobol Isagi." Bisik Kunigami pada Reo dan Barou.
"Iya gua juga mikir begitu, Isagi juga mabuk kan?" Lanjut Reo.
"yah, biarin aja lah kita beresin dulu ini semua terus tidur." Lanjut Barou.
"Eh bentar mending kita satu kamar dua orang aja gasi?" Ucap Reo.
"Iyaa chira mau!"
"Gue ngikut." (Taulah siapa)
"Nagi juga."
"Yahh gua juga kalo gitu."
"sejutu, tapi beresin dulu ini berantakan banget." Ucap Barou.
Mereka lalu membersihkan kekacauan setelah pesta itu. Lalu mereka menyusun kamar. (Jadi misalnya tuh ini tidur sama ini gitu!)
"Oke, gini aja gua sama Nagi. Kunigami sama Chigiri dan Bachira sama Barou."
"Anjing?!! Kenapa harus sama Kunigami?" Tegas Chigiri.
"Ya gapapa lah beb sekali sekali kan.."
"Apaansi bab beb bab beb! Gajelas lo orgil!" Kunigami hanya terkekeh gemas.
"Bachira sama kakak?! Yeayy!" Girang Bachira.
"Nagi sama kak Reo?" Ucap Nagi bingung
"Iya gapapa kan?" Balas Reo.
"Eum.. g-gapapa kok k-kak.."
"Oke ini udah malem mending tidur!" Ucap Kunigami.
Lalu mereka memasuki kamarnya masing masing di lantai satu.
***
Rin pov:
"daddy mau penis daddy masuk ke hole Isagi eunghh~~" rengek Isagi, yang membuat Rin tercengang.
"Hah? apa?" Pura pura budeq lowh!
"mau penis daddy!" teriak Isagi, untung saja kamarnya itu sudah di renof menjadi kedap suara.
"Jangan minta berhenti kalau begitu." Rin mendorong Isagi ke ranjang dengan kasar, lalu melumat bibir Isagi dengan penuh gairah.
"eunghh~ mmpphh... mm.." lirih Isagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
RINSAGI.
Teen FictionBXB🔞 (boyxboy/boys love.) Mengandung cerita 🔞 dan sedikit kata kata kasar. Jangan salah lapak! Rinsagi Blue lock Dibaca doang vote kagak
