Pagi hari pun tiba, mereka semua telah bersiap-siap untuk bertanding. Wiliam, Wildan pun sudah duduk di bangku khusus untuk mereka. Sedang kan Reza dan tira tidak menghadirin acara itu
Tim regu Arga pun sedang berdiskusi bersama dan saling menyusun rencana dan juga posisi.
Lawan pun juga begitu, namun mereka sama sekali tidak punya seseorang yang mampu menyaingi Arga seorang.
Badan mereka kecil, sedangkan tim Arga badan nya besar-besar. Apakah tim lawan mampu membobol gawang Arga pada detik pertama?
"Kita harus fokus, bagaimana pun cara nya" ucap Arga lalu semua berteriak
Reyza, Mahen, kevin dan tim lain nya pun mengatur posisi nya. Reyza yang berposisi sebagai gelandang serang dan Arga yang berposisi sebagai striker
Mereka berkerja sama sampai 1 point mereka taklukan pada menit ke 23.
Semua nya pada berteriak namun tidak dengan tim musuh, muka mereka seperti nya sangat kecewa namun tidak dengan tim Arga
Mereka pun melanjutkan pertandingan dan berhasil membobol gawang lawan lagi, sekarang point mereka adalah 2-0 pada menit ke 45
Arga dan tim nya pun saling bekerja sama dan pintar dalam bergocekan sampai lawan tepar di buat oleh Arga karena taklean nya
Dan saat itu pun Arga mendapatkan kartu kuning karena kepala lawan yang terbentur lapangan
"Lah? Gitu doang kartu kuning?" Ucap Arga menatap tajam ke arah wasit tersebut saat mengeluarkan kartu kuning tinggi-tinggi
Para suporter pun tidak Terima dan membentak wasit tersebut, namun Arga yang tidak suka keberisikan langsung membentak mereka semua
"DIAM, BIARKAN SAJA" Teriak Arga dengan wajah nya yang sangat mengerikan
Mereka pun berlanjut bermain sampai kembali mencetak gol yang ke tiga. 3-0
Para suporter kembali teriak sedangkan Arga hanya diam
Yang berselebrasi bukan Arga namun para tim nya
Mereka terus bermain sampai mencetak 6 golan, dan akhir nya peluit panjang pun di lontarkan. Arti nya pertandingan telah usai
Tim Arga pun menyalim para tangan lawan sesudah itu mereka semua minum
"Aghhh" -Reyza
"Lo kenapa?" -Mahen bertanya
"Capek, lo enggak?" -Reyza bertanya juga
"Enggak" -Mahen berkata dengan senyuman nya
"Mahen!" -Kevin berteriak
"Lo ngapa sih anjing, ribut bae kek lo aja yang punya suara" -Mahen kesal
Arga pun menghampiri reyza yang kelihatan nya sangat capek
"Baby, capek ya?" -Arga bertanya
"Enggak! Tapi lelah" -Reyza yang kesal, kalau sudah tau kenapa masih bertanya kan aneh. Pikir nya
"Sini pangku" -Arga menepuk paha nya dan menyuruh reyza untuk duduk
Reyza pun menurut, ia duduk di pangkuan Arga itu dan menyederkan kepala nya di dekat dada Arga
Arga pun memainkan rambut reyza yang basah karena keringat itu
Tiba-tiba Arga menggendong reyza pergi dari lapangan futsal dan menuju warung sederhana di samping lapangan futsal itu
"Buk minuman nya 2" -Perintah Arga
"Baik tuan besar Arga" -Ibu penjaga warung tersebut
Arga pun menunggu pesanan nya siap sembari memainkan bibir reyza

KAMU SEDANG MEMBACA
The CEO's cute boy (END)
Roman d'amourCerita ini menceritakan sebuah anak kecil yang masih berumur 18 tahun dan masih menduduki bangku kelas 12 di SMK DIRGANTARA. REYZA DIANPUTRA ANTARISKA adalah seorang anak yang polos cantik dan juga imut, ia sangat baik terhadap orang sekitar namun...