Katalog: merujuk ke katalog musik, kumpulan komposisi musik. pemilik memiliki hak cipta atas katalog ini. Jika dijual, pemilik asli musik tak lagi punya hak atas musiknya.
--------------------------------
"Besok lu pergi juga ya, Ve?" Dami nanya temennya yang udah beres-beresin barangnya di studio dan ngegendong Huru--iya, tuh kucing dibawa ke studio terus sekarang :')
Juho nengok ke cewek yang masih duduk di kursinya, "juga? Emang ada yang mau ke Jakarta juga besok?"
Dami ngangguk, "anak-anak Dreamcatcher besok ke Jakarta juga"
"Oh?" Juho bingung, seingetnya ga ada jadwal nampil Dreamcatcher di Jakarta besok soalnya, "ada urusan apa?"
"Silvershow mau perpanjang kontrak kita"
Si cowok jangkung itu ngerutin alisnya bingung, "perpanjang kontrak? Bukannya kontrak kalian emang belom berakhir ya?"
"Iya... harusnya kan 5 tahun. Berakhirnya tahun depan, cuma.. mereka mau ganti kontraknya jadi ke 10 tahun. jadi kita nambah 6 tahun lagi--"
Sebagai orang yang dari kecil udah terpapapr sama segala hal yang berbau bisnis dari orangtuanya, Juho ngerasa ini tuh kayak cara yang paling 'keliatan' untuk sebuah perusahaan yang mau nge-eksploitasi pekerjanya.
"Aneh banget, perpanjangannya masa sama kayak yang kontrak awal?" Juho nanya gitu, sengaja buat nasih Dami pandangan lain terkait kontrak ini dan ga serta merta langsung nerima aja tawaran perpanjangan itu
Tapi cewek itu ternyata udah punya pikiran yang sama kayak Juho, "ya kan? Anak-anak juga mikir kayak gitu. Belum lagi mereka terang-terangan bilang ke Byungchan kalo gapapa seandainya Seungyeop mau ikut."
Juho jadi makin waspada denger itu, "Dih? Aneh banget tiba-tiba bawa-bawa Seungyeop?"
"Mbak Siyeon bilang kalo mmereka makin gencar buat ngebujuk Seungyeop masuk show-biz.. Tapi mbak Siyeon tetep ga ngebolehin."
"Do they not understand 'no'?"
"Kamu udah tau kalo Mas Seungwoo dapet tawaran merge sama The Monarch kan?"
"Iya tau"
Dami ngebuka kacamatanya sebelum dia ngeliat Juho dengan muka datar, "percaya ga kalo The Monarch sekarang udah diakusisi sama Eun Tan Corp?"
Juho belom sempet nyiapin jantungnya, jadi pas Dami ngasih tau itu, rasanya kayak jantungnya hampir copot dikit :")
"Tapi mas Seungwoo udah gabung sama mereka?!"
Dami ngegeleng, "Mas Seungsik untungnya lupa ngirim balesan ke The Monarch.. Jadi merge mereka langsung dibatalin pas mas Seungwoo tau Eun Tan nge-akusisi The Monarch"
"Damn!"
"Kayaknya sih mereka masih ga terima gegara ajakan merge sama Biennale mereka ditolak mas Seungwoo. Jadi sekarang mereka nyari perusahaan yang bakal merge sama mas Seungwoo buat diakusisi--"
"Buat apaaa?"
Dami ngegidikin bahunya, "kepuasan pribadi aja, ku rasa... Orang kaya kan gitu"
Juho muter bolamatanya males, "Mending kataku kalian keluar aja deh dari label itu, jangan mau ganti kontraknya jadi ke 10 tahun. Dibabuin ntar--"
"Rencananya kita semua udah pada sepakat buat keluar juga kok, Ve. Tapi kalo kita keluar... Kamu satu-satunya yang bakal ditahan sama Silvershow."
Cowok jangkung itu ngibasin tangannya, ngerasa dia ga bakal terlalu naif sama segala tipu korporat, Juho ngebales, "tenang aja.. nanti aku nyusul pas kontrakku udah abis. Yang penting kamu perhatiin banget soal katalog-mu, Dam"
KAMU SEDANG MEMBACA
Griya Dalem (SF9 & Cravity)
Fanfiction"Di bahasa Inggris, rumah punya dua sebutan. 'House' sama 'Home'..." "Kenapa gitu?" "Yang satu merujuk ke bangunannya, yang satu merujuk ke perasaannya" • Sebuah buku dengan kumpulan cerita masing-masing orang yang punya latar belakang berbeda menca...
