Alliance

2.9K 437 128
                                        

"Yeop..."

"Hm?" Seungyeop nengok ke Rano

"Kalo kamu dikasih kesempatan buat tau siapa yang ngelukain kakimu sampe kamu ga bisa jadi atlet, mau cari orangnya siapa gak?"

Ga pake pikir panjang, Seungyeop langsung ngejawab, "mau lah." terus dia nanya balik ke temennya, "Kenapa? Kamu tau siapa orangnya?"

"Aku punya beberapa... spekulasi." Rano ngomong gitu dulu sebelum ngelanjutin, "tapi semua mengarah ke orang-orang yang bertanggung jawab sama masalah di kakimu"

Seungyeop ngangguk, "terus?"

"Orang yang waktu itu bikin aku kecelakaan sampe hampir mati itu backingannya pemerintah, kita ga bisa lawan dia dengan cara biasa"

Si mantan atlet ngerutin alisnya bingung, "...maksudmu kita harus pake cara ilegal?"

Rano ngegidikin bahunya, "mungkin? Atau kita bisa ngelaporin kriminalitas mereka yang kecil-kecil dulu. Kita usut perpanjangan tangannya dulu ke polisi supaya kasus mereka ga makin menyebar luas."

"Apa rencanamu?"

Rano ngasih tabletnya ke Seungyeop, "here. A Job vacancy"

Seungyeop megang tabletnya Rano dan gnebaca lebih teliti tulisan yang ada di layar itu, "a job... as a teacher?"

"Ada beberapa karyawanku yang nyekolahin anaknya di sekolah ini. Dari beberapa minggu lalu aku denger gosip-gosip soal guru bule yang kelakuannya lumayan creepy ke murid-murid."

"Okay, and then?"

"I've found some hints that this foreigner is somehow affiliated with someone who has relation with Jin Euisoo."

"Who's his target there?"

"Kids." Rano ngejawab, "Tapi masih kurang tau juga siapa yang jadi target utamanya"

"Makanya lu mau gue mata-matai dari dalem?" Seungyeop akhirnya ngerti maksud Rano ngasih dia lowongan pekerjaan itu

Rano ngangguk, "cause the hacker i work with, can't do more than that."

Seungyeop ngangguk paham, "oke... Gue coba kirim CV gue nanti di sana."

--^^--

Dimulai dari kasus boneka yang dikasih Kyungmin pas dia dititipin di penitipan anak, Taeyoung sama Seongmin jadinya ikut was-was soal anak-anak mereka.

Emang sih Wonbin sama Yejun ga pernah ditinggal sendirian tanpa ada pengawasan orang dewasa, cuma... mereka kan makin gede nih ya...

Taeyoung yakin pasti suatu saat mereka ga bisa dipantengin 24 jam kayak sekarang.

Jadi, walaupun Wonbin belum masuk sekolah tahun ini Taeyoung sama Seongmin udah sibuk cari-cari sekolahan yang sistem keamanannya lumayan ketat.

Seenggaknya kalo sekolahnya udah aman, mereka ga harus deg-degan selama anak mereka di sana.

Makin gede Wonbin sama Yejun, makin sering juga Wonjun main ke rumahnya.

Bahkan setiap ada urusan yang mengharuskan Taeyoung sama Seongmin pergi berdua, Wonjun dengan senang hati flight ke Jakarta cuma buat ngejagain 2 bocah itu :D

Makanya anak-anaknya Taeyoung sama Seongmin deket banget sama Wonjun karena kalo ada acara berdua, pasti mereka dititip ke Wonjun kalo ga dititip ke Youngbin.

Kayak sekarang, ada Taeyoung sama Seongmin harus datengin acara party gitu, dan karena cuma dapet 1 undangan, otomatis 2 anaknya ga bisa ikut.

Jadi, pas baru banget dapet undangannya, Taeyoung sama Seongmin selalu langsung ngabarin Wonjun, nanya dia bisa ke Jakarta atau engga?

Griya Dalem (SF9 & Cravity)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang