Bagai kupu-kupu yang berkumpul, dipandu oleh cahaya fairy lamp dan chandelier yang tergantung di beberapa tempat di dalam ballroom, para tamu pesta dansa yang mewah dan elegan itu asyik bercakap-cakap dan tertawa kecil dengan menjaga keanggunan mereka. Yang wanita membawa kipas berbulu yang sesekali ditempelkan di depan mulut mereka saat mereka tertawa, sementara yang pria memasukkan kedua tangan mereka ke dalam saku celana bak bangsawan era Victoria yang sesungguhnya.
Benar apa yang dikatakan Jung Jaehyun. Lingkungan bisa sangat berpengaruh terhadap cara seseorang bertingkah laku. Dan malam ini, semua teman-teman universitas Taeyong seolah menjadi orang lain yang lebih beradab dan tenang daripada biasanya. Semuanya tampak larut dalam suasana Britania Raya tempo dulu, didukung oleh dekorasi ballroom pesta yang didesign sedemikian rupa agar menyerupai ballroom era Victoria yang sesungguhnya. Puluhan fairylamp, dengan chandelier yang menopang ratusan lilin, piring-piring, gelas, dan alat makan yang terbuat dari perak yang telah digosok mengkilat, serta aneka sajian makanan dan minuman khas Britania, membuat siapapun yang berada di sana seolah tengah menjelajah waktu dan kembali ke era Rennaisance.
"Kau siap?" Jung Jaehyun yang berdiri di sampingnya, menggamit telapak tangannya dengan penuh perhatian dan elegansi, menatapnya dengan senyuman di bibir merahnya.
Taeyong merutuki dirinya yang lagi-lagi tak sanggup menahan debaran di dadanya saat tuan muda keluarga Jung itu melemparkan senyuman yang sungguh berdosa itu padanya. Taeyong membuang muka, mengangguk tanpa menyahut.
Lee Taeyong berjalan bersisian dengan Jung Jaehyun yang menggamit lembut tangannya di udara, meniti satu demi satu anak tangga menuju ballroom yang meriah oleh tawa canda dan gemerlap pesta. Taeyong menunduk, memastikan ia tak menginjak gaunnya saat sebelah tangannya yang bebas mengangkat rok gaunnya sedikit seraya menuruni tangga. Sejenak bayangan Tiffany yang berkata bahwa ia harus tersenyum apa pun yang sedang dilakukannya, apa pun yang terjadi, dan ia secara autopilot memoleskan senyum di wajahnya.
Dan saat itulah tiba-tiba terdengar suara nyaring yang menyeruak gendang telinganya, "Jung Jaehyun! Sungguh itu kau?"
Taeyong mengangkat kepalanya, melihat siapa yang menyadari kedatangan mereka berdua itu.
Seorang pemuda bertubuh tinggi dan tegap, tersenyum dengan manis yang tampak kontras dengan wajahnya yang kaku dan berkesan tak peduli pada apa pun itu, menghampiri anak tangga terbawah dan menunggu mereka di sana. Siapapun pemuda itu, Taeyong yakin adalah salah satu teman Jaehyun, dan mungkin adalah salah satu anggota klub basketnya yang perlu ia tipu dengan penyamarannya ini.
"Kai-hyung" sapa Jaehyun di sampingnya pada pemuda berkulit Tan eksotis itu.
Pemuda yang dipanggil Kai itu melambaikan tangan pada Jaehyun dan bersiul setelah mengalihkan pandangannya pada Taeyong.
Taeyong merasa tak nyaman ditatap seperti itu, jadi ia mengalihkan tatapannya kembali pada karpet Persia merah yang tengah dituruninya satu per satu dengan anggun.
"Ku pikir kau membual ketika kau bilang akan membawa gadis tercantik sedunia ke pesta ini. Kurasa aku berhutang seratus ribu won pada Sehun." Kai tanpa malu-malu berdecak kagum, dan Taeyong yakin benar bahwa pemuda itu masih menatapnya tanpa berkedip.
Mereka telah sampai pada anak tangga terakhir, dan Jaehyun membantunya merapikan bagian belakang gaun putihnya yang sedikit tidak rapi saat menuruni tangga barusan. Taeyong masih belum bisa memutuskan apa yang akan dilakukannya, jadi ia memilih diam dan membiarkan Jaehyun mengarahkan segalanya. Menyusun rencana mengenai apa yang akan dilakukannya dan benar-benar melakukan hal itu adalah dua hal yang berbeda.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Cinderella's Late Night (JAEYONG)
RomansaTau cerita Cinderella? Ya. Taeyong mengalaminya sekarang. Tapi sepertinya ia akan selamanya menjadi Cinderella di mana sang ibu peri tak pernah muncul. "I have dreams that I have to chase" Stupid as well Lee Taeyong. Jung Jaehyun akan selamanya b...