prolog

488 23 7
                                    

(Author Pov)

Gadis bersurai (h/c) hingga sepinggang kini sedang duduk di kursi perpustakaan sekolah sambil membaca buku novel. Manik (e/c) milik dirinya sangat fokus membaca setiap kata-kata dalam novel itu.

Tanpa dia sadari, ada pria berdiri dibelakang gadis itu. Dirinya menatap dengan tatapan yang dingin.

Dirinya pun menepuk bahu gadis itu hingga gadis itu terkejut dan melihat kearah belakang. Sontak mata gadis itu membelak kaget melihat siapa pelaku yang menepuk bahunya.

"I-itoshi-san!? " ucap sang gadis terkejut.

Yah, pelaku yang menepuk bahunya tadi adalah itoshi rin. Manik tosca nya menatap manik (e/c) sang gadis dengan dingin.

"(Last Name), kau tidak pulang?" Ucap Rin dengan nada dingin.

Yap, gadis bersurai (h/c) itu adalah (Last Name) (First Name) , atau biasa orang-orang panggil dengan sebutan (name).

(Name)terdiam sebentar lalu tersenyum tipis kearah rin.  "Sebentar lagi pulang kok" ucap (name) lalu fokus kembali ke buku novelnya.

"Kamu sendiri kenapa belum pulang? " tanya (name) tanpa melihat kearah rin.

Rin menatap sebentar belakang kepala (name) lalu beralih menatap langit berwarna oranye yang terhalang kaca jendela perpustakaan.

"Gw lagi nungguin seseorang" ucap rin masih dingin.

(Name) yang hendak mengganti halaman pada buku novelnya kini berhenti. (name) beralih menatap kebelakang tepat rin yang sedang berada dibelakang nya.

"Seseorang? Siapa? " ucap (name) sedikit penasaran.

Rin terdiam dengan manik tosca nya yang masih memandangi langit Oranye itu. Dirinya mulai menatap manik (e/c) milik (name).

"Abang gw, dia masih ada rapat OSIS" ucapnya lalu pergi meninggalkan perpustakaan.

(Name) hanya terdiam sambil menatap kearah punggung rin yang kini sudah tidak terlihat. Dirinya bingung dengan perilaku rin yang kurang jelas barusan.

"Tadi dia kesini menghampiri ku, tapi tiba-tiba dia pergi" gumam (name) pelan.







Sementara itu, kini rin bersandar di dinding sebelah perpustakaan yang menuju tangga. Dirinya menutup setengah wajahnya dengan sebelah tangan dirinya.

Dia berpikir, mengapa dirinya tadi tiba-tiba ingin ke perpustakaan menemui [name]? Dirinya terus kebingungan dengan perilaku nya tadi.

Dia sendiri pun tidak mengerti dengan dirinya sendiri. Tiba-tiba saja tubuhnya tadi bergerak sendiri menuju kearah perpustakaan, dan disitulah rin melihat [name] yang sedang membaca bukunya.

Dia menghela nafas pelan lalu menurunkan tangannya yang berada di wajahnya.

"Sial..gw kenapa sih? " gumamnya pelan lalu melanjutkan perjalanan nya untuk menuju gerbang sekolah.









































***
Heyoo :P

Surat Cinta Dariku Untukmu [Rin Itoshi]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang