Rindu yang Berat

17 6 0
                                        

Rindu, hadir tanpa diminta
Bertamu tanpa mengenal waktu dan tempat
Dia perlahan menyelinap, merayapi raga yang sepi
Membelenggu saraf, membuatku sedikit gila

Kejam memang
Tapi aku tak berdaya
Aku sangat menantikan kehadirannya
Hadir di waktu yang tepat untuk memenuhi rindu

Ya, rindu hadir bukan karena dia
Hatiku akui, sepenuhnya bukan salahnya
Namun aku yang egois dalam memendamnya
Diam-diam aku mengaguminya
Namun tak mampu mengatakannya
Hingga langit terjaga olehku
Namanya terus ku kirim ke langit
Tanpa mengusiknya

Egois?
Ya, mungkin begitu
Rindu tak menular, namun sangat merepotkan
Banyak waktu terbuang sia-sia
Tenaga terkuras tak berguna
Pikiran terganggu olehnya

Bukan tak bisa melupakan
Hanya saja aku tak ingin
Dia anugerah indah yang Tuhan perkenalkan padaku
Tak ada alasan untuk menyia-nyiakan
Kau perantara hidayah dari-Nya

Bukan aku yang memaksa
Tapi masa yang semakin tua
Senyummu yang menggetarkan hati, sudah lama tak kulihat
Mengagumimu adalah hal indah bagiku

Sudah dua puluh bulan aku mengenalmu
Satu setengah tahun memendam rasa untukmu
Berperang dengan nafsu ingin memiliki

Kau istimewa dan aku bersyukur dipertemukan denganmu
Karena dirimu, aku bisa melihat sisi lain yang tak pernah kukenal

Datanglah dengan Ar-Rahman
Aku selalu menunggumu
Nama yang kuharap tertulis dalam takdirku

RASA [LENGKAP√]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang