bertemu kembali

20 0 0
                                        

               HAPPY READING..
.

.

.

Seorang gadis sedang mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.karena semalam dirinya bergadang jadi telat bangun .

Ia sampai di sekolah sebelum gerbang di tutup .ia memarkirkan motornya.lalu bergegas menuju kelas.

" Gue kira lu gak bakalan Dateng. " ucap jihan   saat seseorang yang ia tunggu datang .

" Iya ini Senin loh ,tumben banget lu masuk .ya walaupun hampir telat sih." Ucap Dinda dengan nada mengejek.

Sementara senja hanya memutar bola matanya malas ." Diam deh kalian ,capek ni gue habis lari tadi. " ucap senja

Senja duduk di kursinya .tak lama terdengar suara guru yang menyuruh ke lapangan untuk melaksanakan upacara bendera.

Semua murid keluar kelas , menuju lapangan begitu pun dengan senja dan dua temanya .

Senja  yang lupa memakai sabuk di hukum."udah panas banget, dihukum lagi  ." Gumam senja yang di dengar orang di sampingnya .

Orang itu menoleh, dan menatap senja ia merasa tak asing pada gadis itu .ia memperhatikan gadis itu lalu teringat bahwa dia adalah gadis yang sama .gadis yang ia temui di taman.

" Halo,kamu yang di taman waktu itu kan ." Sapa  lintang kepada senja

Senja menolehkan kepalanya " lu cowok waktu itu kan ." Ucap senja

" Di tanya malah balik nanyak ,iya aku yang waktu itu .pangeran ganteng yang nolong kamu dari ibu - ibu ." Ucap lintang  percaya diri sambil tersenyum

Senja yang mendengar itu melebarkan matanya ." Cihh ,pede banget lu ,pangeran ganteng .yang ada pangeran katak ." Ucap senja dengan senyum mengejek .

" Gak papa walaupun pangeran katak ,yang penting tetap seorang pangeran ." Ucap lintang

" Sakit jiwa ni orang ." Batin senja menatap lintang heran .

Upacara bendera berlangsung dengan hikmat .namun tidak bagi senja ,karena upacara kali ini benar-benar penyiksaan untuknya .dimana ia harus berhadapan dengan teriknya matahari dan ocehan seorang pria di sampingnya .

Senja hanya diam dan tak menangapi omongan cowok di sampingnya.namun tiba-tiba perutnya merasa sakit ." adu kok sakit gini sih ." Batin senja memegang perutnya yang sakit .senja berfikir kenapa sakit perut ,lalu ia baru ingat bahwa sudah waktunya ia datang bulan .dan ia lupa membawa pembalut.

Lintang yang melihat senja nampak gelisah mengerutkan keningnya." dia Kenapa kok nampak pucat ." Batin lintang menatap senja .

" Kamu kenapa ,kok gelisah gitu ." Tanya  lintang  khawatir

Senja menggelengkan kepalanya ." Gue gak papa kok ."  Jawab senja berbohong.

" Beneran tapi muka kamu pucat ,kamu kalau sakit bilang .biar aku panggilkan petugas PMR." Ucap lintang

" Gue gak papa,dah mending lu diam jangan gangguin gue ." Ucap senja dengan nada yang begitu dingin.

Lintang menatap wajah senja yang semakin pucat ." Aku tuh khawatir  sama kamu .nanti kalau pingsan gimana ,atau kamu memang sengaja mau pingsan disini biar aku gendong kamu ." Ucap lintang dengan senyum percaya dirinya .

" Ya Tuhan cobaan apa lagi ini ." Batin senja menatap lintang .

Senja terus menahan sakit perutnya Sampai upacara berakhir .ia masuk ke kelas dengan keadaan yang lemas.

Senja duduk di kursinya,meletakan kepalnya di meja dan mengunakan tangannya sebagai bantal .

" Ja lu kenapa ,sakit lu ." Ucap Dinda yang duduk di  di depan senja .

LINTANG ANGGARA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang