HAPPY READING...
.
.
.
Lintang memarkirkan motornya,ia menuju kelasnya .lintang duduk sambil membaca buku .tak lama Guntur Datang duduk disebelahnya .
Tak lama guru juga datang dan memulai pelajaran.
" Baiklah anak-anak pelajarannya sampai disini dulu ,silakan kalian istirahat." Ucap sang guru berjalan meninggalkan kelas.
" Lin ,ke kantin yok ." Ucap Guntur berdiri dari duduknya.
Lintang mengikuti Guntur ke kantin .saat sedang mencari meja kosong, lintang melihat dua sosok gadis yang ia temuin kemarin.ia mendekat ke arah gadis itu .
" Halo gabung boleh ." Ucapnya sambil meletakan mangkok bakso dan es teh miliknya.
" Silakan mas ganteng ." Ucap jihan tersenyum .
Lintang terkekeh mendengar itu,lalu ia duduk dan mulai menikmati makanannya.guntur ikut duduk di sebelahnya, guntur menatap sinis Jihan yang masih tersenyum memandang lintang .
" Btw kita belum kenalan ,nama gue Dinda ." Ucap Dinda mengulurkan tangannya.
Lintang menyambut uluran tangan Dinda." Aku lintang ,salam kenal ." Ucap lintang .
Dinda melepaskan tangannya dan beralih menatap Guntur ." Kalau Adek manis ini siapa ?." Ucap Dinda
Guntur memutar bola matanya " gue bukan Adek lu ,gue Guntur Saputra .sahabat lintang Anggara ,anak dari ibu Vidia Anastasia dan Reno Permana." Ucap Guntur panjang kali lebar.
Dinda melongo mendengar itu ,sedangkan jihan menatap sinis .lintang hanya diam karena sudah terbiasa .
" Oh ya salam kenal ,gue adinda Azahra .anak dari kepala sekolah dan anak dari dokter Arumia Azahra ." Ucap Dinda tersenyum bangga.
" Nama gue Jihan nazira ,kalian bisa panggil gue jiji ." Ucap jihan seraya tersenyum lebar.
" Jiji ,tangung amat gak sekalian aja jijik ." Ucap Guntur dengan entengnya.
Jihan yang mendengar itu menatap tajam Guntur ." Suka ,suka gue lah ,nama gue kok lu yang ngatur ." Ucap jihan dengan Sura yang keras.
Lintang menghela nafas panjang dan menatap Guntur yang asik menikmati makanannya .
Lintang menatap Jihan dan Dinda ." Maafin Guntur ya , orangnya memang suka ceplas-ceplos kalau ngomong .lintang beralih menatap Guntur . Minta maaf tur ." Ucap lintang .
" Maaf " ucap Guntur singkat dan padat
" Kalau minta maaf yang benar tur ,yang ikhlas ". ucap lintang seraya menarik tangan Guntur . mengulurkannya ke Jihan .
Jihan awalnya gak mau Nerima, ia terpaksa karena di tatap tajam oleh Dinda .
" Maaf gue tadi ngomong gitu ."ucap Guntur .
" Ya gue maafin ." Ucap jihan ketus dan segera melepaskan tangannya.
Mereka berempat mengobrol santai .lebih tepatnya lintang dan Dinda .Guntur dan Jihan hanya mengamati.
" Oh ya juminten kemana ,gak ikut ke kantin ." Tanya lintang kepada Dinda.
Dinda terdiam sejenak " juminten siapa? ." Jawabnya
Jihan yang ada disebelah membuka suara." Itu Loh si senja ,kemarin kan dia bilang namanya juminten." Ucap jihan .
" Oh senja ,senja ada di kelas katanya lagi males ke kantin ." Jelas Dinda
" Oh jadi nanya senja." Batin lintang .
" Kelas kalian dimana ." Ucap lintang
" 11 A." Ucap jihan
Lintang berdiri dari duduknya menuju penjual makanan dan jus.
Lintang kembali kemejanya setelah membeli jus alpukat dan omelet." Tur ,lu ke kelas sendiri ya .aku ada urusan ." Ucap lintang dan pergi meninggalkan Guntur.
" Kok aku ditinggal sendirian sih ." Ucap Guntur menampakan wajah sedih yang di buat -buat
Jihan yang mendengar itu semakin ilfil " Gak usah lebay ,tinggal balik kelas aja repot ." Ucap jihan
" Ada yang ngomong tapi gak ada orangnya." Ucap Guntur bangkit dari duduknya meninggalkan dua gadis itu .
" Tu cowok mulutnya lemes banget.dah kayak mulut enak' komplek perumahan gue." Ucap jihan.
Dinda hanya diam menikmati makanannya.mereka berdua lanjut mengobrol.
Sementara di kelas 11A senja tengah asik membaca novel.lintang memandang seisi kelas senja dan melihat senja yang duduk di pojok.
Lintang menghampiri senja." Assalamualaikum ukhti." Ucap lintang yang berdiri di samping senja .
Senja yang sedang fokus membaca ,menoleh ke arah asal suara.seketika moodnya hancur ketika melihat pangeran katak yang tengah tersenyum .
" Ngapain sih lu kesini " ucap senja menutup novelnya.
" Menjawab salam itu hukumnya wajib." Ucap lintang menarik kursi di sebelahnya dan duduk .
" Waalaukumsalam Abi .ada apa Abi nyari umi ,Abi butuh sesuatu biar umi cariin ." Ucap senja dengan nada mengejek.
Lintang yang mendengar itu lantas tertawa terbahak - bahak ." Kamu lucu juga ya." Ucap lintang .
" Iya lah ,cita - cita gue kan pengen jadi pelawak tapi takut ." Jawab senja.
" Takut kenapa ?." Tanya lintang.
" Takut di ketawain." Ucap senja dengan kekehan kecil.
Lintang tersenyum manis,menatap senja .senja yang ditatap merasa risih ." Jadi lu ada perlu apa sama gue." Ucap senja kembali ke mode ketus .
" Kalo gak ada perlu mending lu pergi ,ngerusak pemandangan mata gue." Ucap senja membuang muka
" Bilang aja kamu gak kuat liat muka ganteng ku ,terpesona ya neng ." Ucap lintang dengan mengedipkan matanya.
" Terpesona yang ada mata gue sakit ,liat lu senyum - senyum gak jelas gitu ." Ucap senja.
" Senyum itu ibadah dan juga sedekah yang paling ringan .dengan tersenyum kita dapat menjalin hubungan baik sesama manusia." Ucap lintang
" Tapi kalau sering tersenyum nanti dikira gila ." Ucap senja.
Lintang hanya mengangguk,ia memberikan kantong plastik yang ia bawah tadi ." Ini buat kamu ,jangan lupa dimakan ." Ucap lintang .
" Makasih ,tapi gue gak bisa terima ." Ucap senja.
Lintang menatap mata senja . keduanya saling menatap hingga senja memutuskan pandangan itu.
Lintang menghela nafas panjang " menolak rezeki itu gak baik .ini aku belikan ikhlas dan penuh perjuangan hargain dikit dong ." Ucap lintang berjalan keluar kelas.
Senja menatap kantong plastik di depanya ,ia membuka plastik itu isinya jus alpukat dan omelet.
Senja hanya mendiamkannya. hingga suara perut membuat ia mengambil omelet itu lalu ia makan .
saat senja ingin meminum jus, matanya menangkap benda asing ia melihatnotebook yang terdapat gambar emoticon tersenyum dan di bawahnya terdapat tulisan smile .
Senja mengambil notebook itu seketika bibirnya melengkung ke atas membentuk senyuman yang tipis .
" Kau penuh dengan kejutan ya ,pangeran katak." Ucap senja masih tersenyum memegang note itu.lalu ia menyelipkan note itu di novelnya.
Senyuman mu semanis ceri ,namun sayang senyuman itu juga semahal Lamborghini.
LINTANG ANGGARA.
KAMU SEDANG MEMBACA
LINTANG ANGGARA
Dla nastolatkówDilarang plagiat..... Follow dulu sebelum baca .... menceritakan tentang sesosok remaja bernama lintang Anggara, ia anak yang berasal dari panti asuhan ,kejadian di masa lalu membuat ia kehilangan semua yang ia miliki . pertemuannya dengan sesos...
