Bab 13

31 3 0
                                        

    Malam berganti pagi, sinar mentari mulai terlihat, seorang gadis dengan wajah datar dan tatapan dingin menatap hamparan bunga di samping kamarnya.
   
   Ekhem

Suara deheman membuatnya menoleh, mendapati wajah seorang pria yang sangat dekat dengannya, mata tajam nan legamnya selalu saja bisa membuat siapapun jatuh kedalam pesonanya

     "Bukankah Anda terlalu bangun lebih awal nona?"

"Yah karna aku suka menyaksikan matahari terbit"

     "Wow satu hal sederhana yang kuketahui"

"Sedang apa putra mahkota Wei Xu Ying disini?"

    Mereka adalah Wei Xu Ying dan Liu Xio Han, Xu Ying yang terbiasa terbangun lebih awal dan Xio Han yang sangat suka melihat matahari terbit, dan sekarang dia menyaksikan matahari terbit itu bersama pria yang akhir-akhir ini selalu mendekatinya

     "Aku sedang berjalan-jalan" jawab Wei Xu Ying

"Xio Han apa kau sudah memiliki kekasih?" Pertanyaan itu lolos begtu saja dari mulut Wei Xu Ying membuat Xio Han mengerutkan dahinya

    "Memangnya jika ada kenapa dan jika tidak ada kenapa putra mahkota" tanya balik Xio Han

"Tak perlu formal...lupakan, anggap saja aku tak pernah menanyakannya" ujar Xu Ying

     "Saya tidak memiliki kekasih, anda sendri bagaimana?" Xio Han entah kenapa penasaran dengan status Xu Ying

  "Aku juga tak memilikinya" jawab Xu Ying

"Apa pendapatmu tentang kekasih atau pun pendamping hidup?" Tanya Xio Han lagi

   "Menurutku memiliki kekasih yang mencintai kita dan kita juga mencintainya itu menyenangkan...itu yang ku lihat dari banyaknya pasangan kekasih" jelas Xu Ying

     "Selain membawa kebahagiaan, kekasih juga dapat membawa kesedihan, kesedihan yang membuat kita akan trauma terhadap yang namanya cinta bukan begtu tuan?" Ujar Xio Han mengutarakan pendapatnya dengan menatap lurus kearah matahari yang terbit bgitupun dengan Xu Ying

   "Sepertinya anda memiliki masalalu yang kelam nona?" Ucap Xu Ying
 
"Tidak...bahkan sebelum sebelum ini aku tak pernah memiliki kekasih"

      "Benarkah?"

"Tentu saja putra mahkota"

     "Kalau begitu kita berjodoh"

   Keduanya saling menatap satu sama lain kau terkekeh pelan, menampilkan senyum diwajah masing-masing yang sudah lama tak terlihat, mereka tak menyadari jika sedari tadi ada yang menguping pembicaraan mereka

    "Kak semoga kak Xu Ying dapat membahagiakan mu"    batin seseorang yang tak lain adalah Xin Ra lalu berbalik melangkah pergi namun terkejut karena wajah dua orang yang berada di belakangnya

    "Astaga sedang apa ayahanda dan ibunda di sini?" Tanya Xin Ra berbisik

   "Ish...ayah dan ibunda sedang melihat kakakmu, kau tau sebelumnya Xu Ying bahkan tak pernah tersenyum seperti itu, dia sangat dingin dan tak tersentuh" jelas permaisuri Wei Linling

    "Benarkah...dan apa ibu dan ayah juga tau kalau Xio Han sebelumnya juga sama seperti kak Xu Ying tak pernah tersenyum"

"Kurasa mereka jodoh...ahh akhirnya aku akan memiliki menantu" ujar permaisuri Wei dengan raut bahagia

     "Sudah-sudah kalau kalian terus saja bergunjit disini kita akan ketahuan...ayo pergi" putus kaisar Wei

    "Huh...kau ini mengganggu saja" ucap permaisuri sinis membuat Xin Ra terkekeh pelan, mengapa pasangan suami istri ini sangat lucu pikirnya, permaisuri Wei menarik lengan Xin Ra meninggalkan kaisar Wei yang hanya dpt menghela nafas

TRANSMIGRASI DUA AGENT (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang