Sick but Sweet?

597 19 2
                                        

Dangerous Love

Hoek hoek

uhuk uhuk

hoek

Pagi ini Levi membantu memijat leher Mikasa dengan lembut. Entah apa  yang terjadi pada gadis itu sehingga pagi ini mendadak sakit dan mual-mual. Akan tetapi Levi dan Mikasa tidak ambil pusing.

paling cuma masuk angin biasa....

Begitulah pikir mereka,mengingat Mikasa yang baru pulang malam tadi setelah berkumpul bersama teman-temannya.

“Aku akan mengoleskan minyak,semoga kamu bisa segera sembuh.” Ucap Levi yang tak tega dengan keadaan Mikasa yang hanya dibalas anggukan oleh gadis itu.

“Levi...” Panggil Mikasa dengan nada rendah.

“Ada apa Mikasa?” Tanya Levi lembut.

“Ehmmm... bolehkah aku ikut bersamamu?” Tanya Mikasa dengan sangat hati-hati.Dia takut lawan biacaranya menolak.

“Ikut?maksudmu pergi ke kantor?” Tanya Levi balik. Ia sedikit bingung dengan pertanyaan Mikasa tadi.

“iya.”Mikasa menganggukkan kepalanya.

“Bukannya aku tidak mau,tapi lihat kondisimu sekarang” Jawaban dari Levi membuat Mikasa menundukkan kepalanya merasa kecewa.

“Tapi Levi,aku juga ingin membantumu,setiap kamu pergi ke kantor aku merasa bosan sendirian.”Mikasa mendongakkan kepalanya mencoba menatap balik netra kelam milik Levi.

“Jadi maksudmu kamu ingin bekerja di kantorku?”Tanya Levi dengan agak terkejut.

“Mikasa...jika kamu merasa bosan saat aku tidak di rumah,pergilah keluar bersama teman-temanmu aku tidak akan melarangmu.”Tambah Levi.Lelaki itu tidak ingin Mikasa merasakan lelahnya di kantor. Bukan soal fisik melainkan pikiran.

“Hmmm...begitu ya,jadi tidak boleh?”Tanya Mikasa dengan nada kecewa berat.

Levi memegang kedua bahu Mikasa dengan memberikan beberapa usapan lembut untuk menenangkan wanitanya.

“Mikasa...”Panggil Levi dengan nada lirih.

“Baiklah-baiklah aku mengizinkanmu,tapi...” Belum sempat Levi menyelesaikan kalimatnya Mikasa langsung memeluknya erat dengan senyum sumringah.

“Hmmm.... baiklah tapi kamu harus berjanji untuk menjaga dirimu baik-baik.”Lanjut Levi.Lelaki itu memeluk balik Mikasa sambil memberikan usapan kecil dipunggung wanita itu.

“Terima kasih Levi.” Ucap Mikasa merasa senang.

“Apakah terima kasih saja cukup nyonya Ackerman?”Tanya Levi dengan menggoda yang membuat sang lawan bicara melepaskan pelukannya.

“Maksudmu?”Tanya Mikasa menyernyit tidak paham.

Levi menaik-turunkan salah satu aslinya, lelaki itu berusaha menggoda wanitanya dengan memainkan lidahnya kemudian menatapnya dengan sayu.

“DASAR OM OM CABUL!!!” Teriak Mikasa menggelegar ketika menyadari bahwa lelaki itu menggodanya.

Sebelum Mikasa mencoba kabur dari pandangannya, Levi menarik lengan wanita itu kasar kemudian memeluk pinggangnya dengan erat.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 15, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Dangerous LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang