Seperti serayu yang menerbangkan debu,
Kehadiranku begitu tidak diinginkan layaknya benalu.
Seperti aku adalah manusia yang paling tidak layak untuk mendapatkan cinta dan arsa.
Meski sudah ku suguhkan cinta sepenuh atma,
Sudah ku jadikan dia sosok yang begitu di kama,
Sudah ku pilih dia untuk menjadi jatukrama
yang amerta,
Tapi tetap saja,
Sang dayita memilih untuk tidak lagi berbagi harsa.
Anca yang dihadapi terlalu berat, katanya.
Padahal aku sudah begitu yakin di dunia ini tidak ada yang lengkara.
Tapi sang dayita lebih memilih anagata
tanpa aku didalamnya.
Lalu aku bisa apa selain diam dan menerima?
Indah A. Amaliya
KAMU SEDANG MEMBACA
Zalia
PoezjaDari asing menjadi asing kembali Rank: #10 - Yogyakarta - dari 2,58 Rb cerita (4-8-24) #9 - Aksara - dari 4,75 Rb cerita (1-1-26)
