68

7 0 0
                                        

Aku pernah setakut itu, saat kamu memilih menyerah dan mengakhiri kita.
Takut tidak bisa menjalani hari dengan baik tanpa kamu,
Takut tidak bisa menemukan bahagia lagi setelah tidak denganmu,
Dan banyak ketakutan-ketakutan lain yang memenuhi kepalaku.
Tapi seiring berjalannya waktu ternyata ketakutan itu hanya ada dikepalaku,
Semua tidak benar-benar terjadi,
Aku masih bisa menjalani hariku dengan baik hingga kini.

Sudah seharusnya aku melepasmu,
Bahkan seharusnya sejak dulu,
Sejak kamu memilih untuk meninggalkan aku.
Namun manusia dalam perkara mengikhlaskan selalu perlu waktu,
Akupun begitu.

Kini aku tidak lagi melihatmu sebagai seseorang yang aku cintai sepenuh hati,
Kamu hanyalah pengalaman dari masa lalu yang tidak ingin aku ulangi,
Juga pelajaran untuk diri sendiri agar tidak lagi percaya pada pernyataan tanpa bukti.

Kini apapun tentangmu aku tidak lagi ingin tahu.
Kamu tetaplah di jalanmu,
Dan aku tetap di jalanku.
Meski tidak denganmu, aku akan tetap maju,
Akan ku temukan bahagiaku yang baru.
Akan ku temukan cinta baru yang lebih besar dari cintaku.
Hingga tidak ada lagi tangis-tangis memilukan yang menyayat hati,
Hanya ada tawa-tawa tulus setiap hari.

   






Indah A. Amaliya

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 20 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ZaliaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang