Ku kira aku sudah tidak mencintaimu lagi, meski ingatan tentangmu seringkali muncul namun aku yakin bahwa aku hanya merindukan kenangannya bukan orangnya. Aku begitu yakin bahwa namamu sudah terhapus sepenuhnya dari hatiku.
Tapi ternyata aku salah,
Aku masih berdebar saat membaca namamu diponselku. Hanya dengan satu pesan singkat darimu ternyata mampu memporak-porandakan pertahananku.
Ternyata aku masih mencintaimu sedalam itu.
Ternyata selama ini aku hanya terbiasa tanpamu, bukan berhenti mencintaimu.
Setelah hari itu, aku selalu bertanya-tanya apa kiranya yang membuatmu kembali menghubungiku setelah sekian lama kamu menjadi orang yang paling tidak mau menemukanku dimanapun.
Setelah hari itu, kembali riuh isi kepalaku.
Apa kamu datang lagi untuk menetap atau hanya untuk singgah sebentar sebelum kembali melanjutkan perjalanan tanpa aku.
Indah A. Amaliya
KAMU SEDANG MEMBACA
Zalia
PuisiDari asing menjadi asing kembali Rank: #10 - Yogyakarta - dari 2,58 Rb cerita (4-8-24) #9 - Aksara - dari 4,75 Rb cerita (1-1-26)
