.
.
.
.
.
Kim Sunoo, atau sering dipanggil Sunoo, pemuda cantik berusia 17 tahun itu sekarang sedang dihadapkan dengan sebuah masalah. Duduk terdiam dengan pandangan malas diantara sibuk nya hiruk pikuk orang-orang yang tengah ribut, ada yang sibuk berteriak dipanggilan telfon, ada yang menangis menyedihkan, ada juga orang yang berteriak-teriak tidak terima.Disinilah Sunoo sekarang, berada di kantor polisi. Penasaran bukan bagaimana Kim Sunoo, pemuda cantik dan menggemaskan ini bisa berada di kantor polisi dengan tuduhan mencuri.
"Siswa Kim Sunoo, tolong berbicara secara jujur, bagaimana anda mencuri mobil orang tersebut." Pertamakali terdengar di pendengaran Sunoo suara tegas polisi yang kini tengah berada didepannya.
Menghela nafas lelah Sunoo berkata, "saya tidak mencuri apa pun." Terang Sunoo dengan nada tenang.
"Lalu, bagaimana siswa Sunoo menjelaskan tentang mobil yang anda bawa tadi." Suara polisi tak kalah tegas nya dengan sebelumya.
"Belum lagi, siswa Sunoo telah melanggar peraturan, membawa kendaraan dibawah umur dan belum memiliki surat izin mengemudi." Lanjut polisi tersebut."Maafkan saya, atas pelanggaran yang saya lakukan." Sunoo tulus meminta maaf atas kesalahannya tersebut. Sunoo kembali bersuara, "tapi saya benar-benar tidak mencuri mobil tersebut, anda bisa tanyakan dengan pemiliknya sendiri."
Sang polisi menghela nafas lelah, memang benar apa yang Sunoo katakan, pemilik mobil tersebut menyerahkan dengan sukarela kunci mobilnya kepada Sunoo, meskipun pemilik mobil tersebut juga kebingungan kenapa dirinya bisa menyerahkan kunci tersebut dengan mudahnya.
Memang benar Sunoo tidak bersalah atas tuduhan pencurian tersebut, tapi Sunoo bersalah karena melanggar tata tertib mengemudi dan masih dibawah umur. Alasan Sunoo tertangkap adalah karena dia melanggar lampu lalu lintas yang alhasil tertangkap polisi.
Dengan nada lelah polisi kembali berbicara, "meskipun siswa Sunoo dinyatakan tidak mencuri, saya tetap harus menghubungi wali anda untuk menangani masalah kali ini." Polisi melanjutkan, "tolong segera hubungi wali anda sekarang."
Sunoo menuruti perintah polisi tersebut. Ditelponnya orang yang dianggap wali baginya itu, telepon tersebut terus menerus berdering, terdengar nada dering pertama, kedua, ketiga hingga panggilan tertutup, tidak ada yang menjawab panggilan Sunoo. Diulangi nya panggilan tersebut untuk ketiga kalinya, hingga akhirnya Sunoo menyerah, sudah Sunoo duga orang tersebut pasti tidak akan menjawab panggilannya. Menghela nafas kecewa Sunoo kembali melakukan panggilan ke nomor lain. Kali ini panggilan tersubut dijawab pada dering kedua.
"Halo, sekertaris Song." Suara Sunoo berbicara dengan orang ditelfon.
"Sunoo, ada apa?" Jawaban orang diseberang telpon.
"Bisakah aku minta tolong, ayah tidak dapat dihubungi. aku ada dikantor polisi sekarang." Ucap Sunoo.
Ada hening sebentar diseberang telpon,
"..."
"Kantor polisi?" Sekertaris Song terkejut,
"Sunoo, kau sungguh dikantor polisi sekarang?" Sekertaris Song terkejut atas apa yang didengarnya."Iya, aku dikantor polisi sekarang, bisakah kamu beritahu ayah untuk menjemput aku." Ucap Sunoo sedikit berharap.
"Sunoo maaf, Tuan Kim sedang tidak berada dikantor sekarang. Tuan sedang bersama Manajer Seo, beliau sedang sibuk syuting akhir-akhir ini sehingga sudah lama tidak pergi kekantor." Ucap sekertaris Song.

KAMU SEDANG MEMBACA
𝓕𝓪𝓽𝓮
FantasyWarn! BxB! Enhypen in Demigod Universe Inspired by Percy Jackson karya Rick Riordan Warning! BxB Heejake Jaywon Sunsun If you don't like my story just skip that!