⚠️Part ini mengandung bahasa kasar⚠️
<><><>
"Hallo semuanya!" sapa Prilly begitu masuk ke dalam ruangan dan dia hanya menemukan Win yang sedang duduk di sofa.
"Haii, Prill ke sini sama siapa?" tanya Win.
"Hai, Win!" sapa Fayeza yang baru saja masuk sambil menenteng keresek Alfamart.
"Oalah sama Ayez."
"Vano kemana, Win?" tanya Prilly yang tidak melihat keberadaan pacarnya.
"EHH NEO ANJING! NGAPAIN LO BUKA CELANA DEPAN GUE!"
"BANGSAT! BAJU GUE BASAH YA ARCHEN AYDIN!"
"PONDA ANJING! IMPULSAN GUE COPOT!"
"PAWAZ PEGANG YANG BENER SI VANO NYA! SUSAH MAU PAKEIN CELANANYA NIHH!"
"PONDA ANJING PELAN-PELAN BANGSAT! KAKI GUE RASANYA MAU COPOT!"
Seperti yang kalian dengar Gevano sedang berada di dalam WC bersama teman-temannya tidak lupa dengan keributannya yang selalu ada.
Gevano, Neo, Fawaz, Archen, serta Ponda baru saja keluar dari WC dengan Gevano yang terduduk di kursi rodanya dan di dorong oleh Archen.
By the way, Gevano tidak mau di dorong oleh Neo, Pawaz, maupun Ponda karena ketiganya itu bukan seperti sedang menjaga orang sakit, malah seperti sedang mengajak bermain anak-anak. Ketiganya itu mendorong Gevano dengan kecepatan yang cepat, gimana gak takut coba.
Hanya Archen sepertinya yang waras:)
"Loh, kalian kapan ke sini nya?" tanya Gevano melihat ada Prilly dan Fayeza.
"Baru dateng, Van."
"Archen sialan! Liat baju gue basah!" gerutu Neo.
"Lagian lo ngapain buka celana depan gue ya sat!" ujar Archen sambil membantu Gevano untuk berbaring di ranjangnya.
"Bukan si Vano doang yang kebelet gue juga ya!"
"Gue kira lo ngaceng liat 'anu' nya Gevano." celetuk Ponda dan langsung mendapatkan pukulan dari Win yang kebetulan duduk di samping Ponda.
"Emangnya gue Pawaz yang sering cipok sana sini!"
"Ngaca ya Neo anjing! Gak nyambung jadi ke cipok!" ujar Pawaz.
"Sttttt! Berisik tau! Ini itu di rumah sakit bukan di hutan!" tegur Win yang pusing melihat kelakuan teman-temannya.
"Iyaa maaf kanjeng tuan."
Fayeza melihat kelakuan teman Gevano hanya tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya, dia kira hanya temannya yang tidak waras tetapi teman-teman Gevano lebih tidak waras. Untuk Prilly sendiri, dia sudah terbiasa dengan kelakuan teman pacarnya itu, karena sering di ajak nongkrong bersama.
Kini Gevano dan Prilly sedang asik berbincang, entah itu membahas kejadian Gevano bisa terjatuh dari motor ataupun membahas yang lainnya, hanya mereka yang tau. Dan untuk yang lainnya termasuk Fayeza, mereka mengobrol, bercanda ria sambil memakan makanan yang sebelumnya Fayeza beli di Alfamart.
Ternyata Fayeza dan teman-teman Gevano satu frekuensi.
"Van, aku kayaknya pulang duluan ya? Ada rapat osis nih, udah di tunggu sama Lova." ucap Prilly.
"Cepet banget! Baru juga ngobrol lima menit!"
"Kita ngobrol udah satu jam lebih ya, kasian Lova di sana gak ada yang bantu."
KAMU SEDANG MEMBACA
MY boyFRIEND [End]
RandomGevano mempunyai 2 pacar, satu pacar perempuan dan satu pacar laki-laki. in public with girlfriend in private with boyfriend Prilly bukannya marah karena pacarnya selingkuh, mana selingkuhannya cowok lagi dia malah senang. Gemini>> Gevano Fourth>> F...
![MY boyFRIEND [End]](https://img.wattpad.com/cover/364970042-64-k425388.jpg)