Gevano baru saja selesai di periksa oleh dokter, kata dokter kaki kirinya tidak bisa di gunakan untuk beberapa waktu karena mengalami patah tulang.
Pintu ruang inap Gevano terbuka dan muncul lah laki-laki manis yang membantu membawa Gevano ke rumah sakit, awalnya Gevano menolak keras untuk di bawa ke sini namun dengan segala bujukan laki-laki itu akhirnya dia pun mau.
"Gev! Kenapa bisa jatuh dari motor sih?" tanya Fayeza begitu masuk ke dalam.
"Duduk dulu Ay."
Fayeza pun langsung duduk di kursi yang berada di samping ranjang rumah sakit yang di duduki oleh Gevano.
"Stop panggil gue Ay! Orang-orang bisa salah paham Gev!" bantah Fayeza.
"Itu kan panggilan gua bu--"
"Lo cukup panggil gue Fay, Ayez, atau Eza." Fayeza memotong ucapan Gevano.
"Gak! Biar beda sama yang lain. Lagian lucu tau di panggil Ay."
"Gev gue--"
"Gak! Gak! Gak! Gue bakal tetep manggil lo Ay, titik!"
"Gue baru tau kalo lo itu batu." pasrah Fayeza dan Gevano hanya tersenyum menampilkan giginya.
"Sekarang lo jawab, kenapa lo bisa jatuh dari motor?" tanya Fayeza dengan khawatir.
Gimana gak khawatir coba, malam-malam di chat oleh temannya dan mengatakan kalo dia jatuh dari motor.
"Oleng, abis minum sama temen-temen." jawabnya.
"Gila lo! Udah tau lo mabok malah maksain naik motor!"
"Gue masih sadar kok!"
"Bukannya tadi lo lagi sama Prilly?"
"Iya, tapi jam sembilan udah gue pulangin dia karena takut kemalaman."
Fayeza hanya bisa menghela nafas mendengar perkataan Gevano.
"Terus orang tua lo udah tau lo masuk rumah sakit?" tanya kembali Fayeza.
"Tau kok, tapi mereka gak bisa dateng karena lagi di luar kota."
"Temen-temen lo tau?"
"Baru mau di kabarin."
"Yaudah kalo gitu chat dulu mereka biar gue bisa pulang." ujarnya.
Gevano yang sedang mengetik langsung berhenti dan menatap Fayeza.
"Kok pulang?" tanyanya dengan raut kecewa.
"Ya pulang lah! Kakak gue bakalan khawatir, gue bilangnya mau beli cemilan."
"Oke."
Keduanya saling terdiam, suasana mendadak menjadi canggung.
"Temen-temen gue lagi otw ke sini." ujar Gevano.
"Yaudah kalo gitu, gue pulang dulu. Cepet sembuh! Dahh!" ucap Fayeza dan di akhiri dengan mengelus lembut kaki Gevano yang di beri gips.
"Thanks yaa. Hati-hati Ay!"
Setelah mengatakan itu ruangan Gevano kembali sepi, dia tersenyum mengingat wajah khawatir Fayeza ketika tadi di pinggir jalan.
"Sialan! gue lupa kasih tau Prilly!" dengan buru-buru dia langsung membuka aplikasi WhatsApp untuk memberitahukan kepada pacarnya itu.
My lov
Prill
Aku masuk rumah sakit, karena jatoh di motor
Lohhh
Kok bisa sih???
Terus keadaan kamu gimana sekarang?
KAMU SEDANG MEMBACA
MY boyFRIEND [End]
RandomGevano mempunyai 2 pacar, satu pacar perempuan dan satu pacar laki-laki. in public with girlfriend in private with boyfriend Prilly bukannya marah karena pacarnya selingkuh, mana selingkuhannya cowok lagi dia malah senang. Gemini>> Gevano Fourth>> F...
![MY boyFRIEND [End]](https://img.wattpad.com/cover/364970042-64-k425388.jpg)