ya itu harris?!.. bahkan dia datang dengan seragam warden nya.
saat harris datang yang di sertakan polisi mengikuti nya dari belakang, membuat arion kaget.
lalu harris melihat arion yang sedang berdiri dan menengok ke arahmu dan harris secara bergantian.
"Rion kau, kau tidak di apa-apa kan oleh wanita ini!?" tanya harris panik.
"....."
"jawab aku rion"
"tidak kok"
"serius?! apakah kau serius hah? jawab yang jujur"
"tidak."
Harris bingung mengapa Arion menjawab nya dengan begitu singkat? apakah dia sudah di hasut oleh wanita yang sedang berdiri di depannya?.
"Rion..jawab ju-" -harris
"aku bilang, t-i-d-a-k, tidak. apakah aku harus mengejanya dulu kah?" ucapnya tak suka.
"arion, kau terlihat aneh saat bertemu dengan wanita ini"
"salah siapa juga? aku tidak menyuruhmu untuk membawakan polisi. bahkan tidak menyuruhmu untuk datang kesini kan?"
"ya karena wanita jalang ini menculik mu rion!"
"....." kamu terdiam kaku sejenak mendengar perkataan yang sedikit menyakitkan keluar dari mulut teman arion. "sudahlah, yaaa.. aku memang menculiknya, tapi apakah salah aku menculik pacarku sendiri??" ucapmu
saat [name] mengatakan bagian akhirnya itu dengan pede dan bangga
semua orang terdiam, termasuk para kawanan polisi itu.
"apa? P-pacar?" kaget harris melihat ekspresi wajah mu yang engkau buat.
"ya, benar. bahkan kita berdua sudah kenal lama, kau tidak perlu khawatir berlebihan harris." mendengar pengakuan itu, sontak [name] pun menoleh ke arah arion dengan senyuman khas nya. bahkan senyuman [name] tidak berubah sejak kecil sampai sekarang.
"hah..baiklah, aku salah sangka ternyata."
[name] dan Harris bertatap tatapan cukup lama dan ya tak tahu apa yang berada di pikiran mereka mungkin sedang bertengkar.
"Harris, katamu dia menculik nya, tapi ternyata dia hanya pacar temanmu? lalu apa tujuan kita kesini?" ucap polisi 1.
"ya, aku salah sangka maaf semua."
"sebaiknya kita harus kembali ke kantor, kerjaan kita semangkin menumpuk" ucap polisi 2.
"hmm siap."
Harris dan sekawanan polisi itu pergi berjalan meninggalkan kalian berdua dalam ruangan, kamu memanggil nama dari pemuda tersebut dengan teriakan memenuhi ruangan "harris! nama kau harris kan? kau jangan pergi gitu aja!! pintu ku harus kau perbaiki dulu!" teriak mu.
"umm? yaa aku minta maaf, aku akan menyuruh tim lainnya untuk memperbaiki ini semua." ucapnya yang masih berjalan menjauh hingga tak terlihat batang hidungnya lagi kau beralih menatap arion.
....
*sepertinya ini sangat canggung sekarang*
Arion berpikir dalam hatinya agar situasi tidak terlalu tengang-
"Arion.." panggil mu
"ahh..ya? apakah kau ada masalah?" sahutnya.
"tidak tapi bubur yang aku buat tadi mungkin sudah dingin, mau kah kamu ikut dengan ku ke sesuatu tempat?" ajakmu dengan tersenyum khas.
"tenang saja aku hanya ingin kita mencari makan bersama, sudah lama sekali kita tidak jalan-jalan bersama selama 11 tahun ini" lanjut nya.
Srettt
KAMU SEDANG MEMBACA
Mikazuki Arion X Reader
Romance×DALAM REVISI× Ada seorang wanita yang terobsesi untuk memenangkan hati seorang CEO_mikazuki arion_ tak lain adalah [name], tapi tidak di sangka ternyata arion juga sebaliknya? dia sangat posesif jika ada seseorang ada yang mencoba mendekati [name]...
